Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Banyumasan  >  Artikel ini

Perempuan Ini Ajak Ngamar Pria, Ternyata Itu Modus Kawanan Perampokan di Purwokerto



   /  @ 16:39:02  /  28 September 2017

    Print       Email

Polisi dari Polres Banyumas mengamankan pelaku perampokan di daerah tersebut. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Banyumas – Anggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Banyumas, menangkap dua di antara tiga anggota kawanan perampok. Aksi mereka meresahkan warga setempat. Beruntung, polisi cepat menangkap para pelaku tak lama usai aksi kejahatan dilakukan.

Dilansir dari antarajateng.com, kasus perampokan ini terjadi pada tanggal 18 September 2017. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menangkap dua orang pelaku, satu orang lainya masih dalam pengejaran.

“kasus perampokan itu berawal saat korban bernama Sutarno (25), warga Binangun, Kabupaten Cilacap, bertemu dengan seorang perempuan berinisial KR (19), warga Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, pada 17 September 2017,” kata Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah di mapolres setempat, Kamis (28/9/2017).

BacaSendang Doro Grobogan Telan Korban, Warga Terpaksa Menguras Sendang untuk Cari Mayat

Perempuan itu merayu Sutarno dan mengajaknya menginap di kamar 204 salah satu hotel di dekat Terminal Bus Bulupitu, Purwokerto. Keesokan harinya, salah seorang pelaku berinisial BAS (21), warga Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, mendatangi kamar 204 dan langsung menodongkan pisau serta memukul kepala korban menggunakan alat.

Belakangan, menurut pengakuan BAS, KR sudah dinikahi siri sejak sebulan lalu. Setelah mengikat kaki dan tangan serta menutup mata dan mulut korban menggunakan lakban, BAS juga mengikat tangan KR namun tidak kencang.

BacaPemuda 22 Tahun di Kudus Tewas Gantung Diri di Kamar Tidur

Selanjutnya, BAS memanggil pelaku berinisial IN alias L (23), warga Purwokerto Timur, yang bertugas mengawasi di depan kamar hotel untuk membantu memasukkan tubuh Sutarno ke dalam mobil Honda Jazz milik korban.

Saat dibawa berputar-putar keliling kota Purwokerto, BAS meminta PIN dari kartu ATM Bank Rakyat Indonesia atas nama Sutarno dan selanjutnya mengambil uang Rp 4,5 juta dari rekening korban di ATM BRI Patikraja.

BacaDOR, 1 Orang Tewas Ditembak, dan 1 Luka di Halaman Hotel di Tegal

Korban selanjutnya dibuang di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Para pelaku kemudian kembali ke hotel untuk mengambil mobil Toyota Vios dan membawa mobil Honda Jazz milik korban, sedangkan tersangka IN yang sampai saat ini masih dalam pengejaran diminta untuk mengambil kartu tanda penduduk milik KR di bagian resepsionis.

“Awalnya, kami mengira jika perempuan itu bukan bagian dari pelaku. Namun setelah kami interogasi, dia diketahui ikut terlibat dalam perampokan itu,” ujarnya.

Terkait dengan kasus tersebut, dia mengatakan para pelaku bakal dijerat Pasal 365 ayat 1 dan 2 ke-2e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 56 KUHP. Saat ditanya Kapolres, pelaku berinisial KR mengaku jika baru satu bulan menikah siri dengan BAS.

Dia juga mengaku sudah lama mengenal korban sehingga dapat dengan mudah memperdaya korban.”Saya baru pertama kali melakukan perampokan,” ungkapnya. 

Sementara itu, BAS mengaku pernah menjalani hukuman selama empat tahun penjara karena kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Dukungan Pusat dan Pemprov untuk Tuntaskan Perbaikan Gedung SD Rusak

Selengkapnya →