Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Bu Guru Ini Ancam Bunuh Diri Minta Obat Nyamuk Saat Kepergok Ngamar di Hotel



   /  @ 14:01:52  /  27 September 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Magelang – Ada-ada saja reaksi seseorang ketika kepergok tengah berbuat mesum. Mulai dari berkilah, berontak hingga melarikan diri. Namun wanita di Kota Magelang ini, punya ekspresi yang beda dan cenderung ekstrim. Yakni mencoba bunuh diri.

Mungkin karena kadung malu setelah digerebek petugas tengah berduaan dengan laki-laki di dalam hotel. Apalagi diketahui perempuan yang berasal dari Candimulyo, Kabupaten Magelang itu bekerja sebagai seorang guru TK.

Saat digrebek petugas, wanita ini berkali-kali mencoba bunuh diri dengan membentur-benturkan kepalanya ke tembok. Ia juga berontak dan teriak-teriak minta cairan obat nyamuk untuk bunuh diri.

Peristiwa ini terjadi saat petugas gabungan dari Satpol PP dan Polres Magelang Kota melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) dengan sasaran hotel-hotel di Kota Magelang, Senin (25/9/2017) malam.

Saat petugas sampai di kamar hotel tempat pasangan ini menginap, mereka menolak membukakan pintu. Bahkan ketika petugas menggedor-gedor pintu, pasangan sejoli ini tetap bergeming. Hampir setengah jam petugas meminta dengan baik-baik agar yang bersangkutan membuka pintu kamar.

Tak lama berselang, si pria akhirnya melunak setelah petugas mengancam akan melakukan upaya dobrak. Saat petugas masuk, bu guru itu ternyata ngumpet di kolong tempat tidur.

Saat petugas berusaha mengamankan, perempuan berusia 27 tahun itu langsung memberontak, berteriak tanpa kontrol sambil memukuli kepalanya sendiri.

Suasana semakin memanas manakala ia melontarkan ancaman bunuh diri sembari membenturkan kepala berkali-kali ke tembok kamar. “Aku mending mati. Ono obat nyamuk ora?,” teriaknya.

Salah satu polwan langsung sigap menenangkan oknum guru yang masih kalap itu, namun tidak berhasil. Perempuan ini baru bisa ditenangkan oleh dua anggota DPRD yang ikut serta dalam razia tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana, ada 16 orang diamankan dari operasi tersebut. Mereka tertangkap basah sedang dari sejumlah hotel. Kebanyakan dari mereka menurutnya merupakan wajah-wajah baru. “Di antara mereka, ada seorang mahasiswi asal Kabupaten Temanggung,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

KPU Grobogan Perpanjang Jadwal Pendaftaran PPK di 3 Kecamatan, Ini Alasannya

Selengkapnya →