Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Bikin Tulisan Menohok di Sleman Malah Dapat Honor dari Pemkab, Ini Syaratnya



Reporter:    /  @ 13:14:18  /  27 September 2017

    Print       Email

Kabag Humas dan Keprotokolan Pemkab Sleman Sri Winarti memberikan penjelasan pada rombongan studi banding dari Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ada satu hal menarik yang terungkap dalam stundi banding yang dilakukan Bagian Humas dan Keprotokolan Pemkab Grobogan ke Pemkab Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yakni, kegiatan rutin tiap tiga bulan yang diperuntukkan bagi wartawan setempat.

Kegiatan ini berupa pembuatan sebuah tulisan yang mengupas tentang kondisi yang terjadi di Kabupaten Sleman. Bentuk tulisan bebas dan tidak harus dimuat di media masing-masing.

Tulisan boleh mengangkat potensi terbaru yang sedang jadi trend. Bisa juga berupa kritikan atau sorotan sangat tajam tentang sebuah persoalan. Untuk tulisan yang menohok ini wartawan juga diminta memunculkan solusi.

“Wartawan yang membuat tulisan ini kita sediakan honor khusus. Tema tulisannya bebas yang penting kondisinya ada di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini, tiap tiga bulan sekali dilakukan,” ungkap Kabag Humas dan Keprotokolan Pemkab Sleman Sri Winarti.

Meski hubungan dengan wartawan cukup bagus, namun tidak ada fasilitas khusus yang disediakan Pemkab Sleman. Menurut Winarti, untuk pos kumpul wartawan ada ruangan tersendiri yang disediakan. Tempatnya jadi satu dengan ruangan bagian humas dan keprotokolan namun dikasih sekatan dan diberi satu komputer.

Untuk memudahkan wartawan melakukan peliputan, bagian humas dan keprotokolan secara rutin memberikan informasi. Terutama agenda yang ada di level pemerintahan setiap harinya selalu dikabarkan pada wartawan.

“Hampir semua kegiatan kita sampaikan pada wartawan. Dengan demikian, rekan wartawan bisa mengatur jadwal peliputan dengan baik,” jelasnya.

Untuk menunjang pengiriman berita, Pemkab Sleman menyediakan akses hotspot gratis di semua instansi pemerintahan. Selain itu, di 33 titik areal publik juga sudah dipasang jaringan hotspot dengan kecepatan cukup tinggi. Hal ini dimungkingkan karena Pemkab Sleman sudah punya dua provider tersendiri.

“Untuk jaringan hotspot sudah banyak tersedia. Tetapi, untuk bidang ini mejadi tupoksi dari Dinas Kominfo,” jelas Win

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

2 Perwira Polres Grobogan Berganti Wajah, Ini Sosoknya

Selengkapnya →