Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Puncak Termulus, Surga Pati yang Bikin Kamu Betah Berlama-lama



Reporter:    /  @ 10:08:16  /  27 September 2017

    Print       Email

Krisno (tengah) bersama pegiat wisata Pati sampai di Puncak Termulus, Pangonan, Gunungsari, Tlogowungu, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada satu kawasan di kawasan lereng Pegunungan Muria yang memiliki keindahan bak surga dan belum terjamah manusia. Namanya Puncak Termulus, terletak di Pangonan, Gunungsari, Tlogowungu, Pati.

Gunung itu disebut-sebut masih perawan, karena aneka tumbuhan liar yang langka hidup subur di sana. Beberapa pengunjung yang datang hanya berasal dari kalangan pendaki.

Meski belum populer, Puncak Termulus menyuguhkan satu panorama indah seperti surga. Hal itu diakui pegiat wisata Pati, Krisno saat melakukan ekspedisi ke sana.

“Butuh waktu dua jam untuk sampai di Puncak Termulus dari pedesaan. Awalnya kita disambut pohon-pohon pinus dengan tanaman kopi di bagian bawahnya. Selanjutnya, aneka tumbuhan liar yang masih sangat hijau, teduh dan rimbun menghampar luas seperti di dunia fantasi,” ujar Krisno, Rabu (27/9/2017).

Saat sampai di puncak, Krisno menyaksikan jajaran anak gunung berbalut kabut mirip dengan pegunungan di kawasan Dieng. Salah satu anak gunung yang terlihat, antara lain Puncak Songolikur.

Tak hanya itu, dia juga melihat salah satu situs batu yang bentuknya unik. Diduga, batu tersebut peninggalan pada zaman kerajaan yang tersisa.

Hanya simbol yang tidak jelas maknanya yang ada dalam situs batu tersebut. “Tidak ada prasasti, tapi ada simbol yang terukir unik. Mungkin saja dulu pernah ada peradaban di sini,” ucap Krisno.

Dia menilai, Puncak Termulus sangat cocok dijadikan sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pati. Hanya saja, pengelola harus punya komitmen untuk terus menjaga keperawanan Puncak Termulus, termasuk menjaga situs langka yang ada di sana.

Pasalnya, aura magis diakui sangat terasa kental di sana. Dia khawatir, bila ada aktivitas yang merusak sedikit saja, alam akan memberikan respons negatif akibat kemarahannya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →