Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Banyumasan  >  Artikel ini

Gempa Tremor Terjadi di Kawah Sileri Dieng



   /  @ 18:04:57  /  16 September 2017

    Print       Email

Kawah Sileri Dieng. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Banjarnegara – Terjadinya gempa tremor di Kawah Sileri disebut baru pertama kalinya dalam sejarah. Kondisi ini yang pada akhirnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengubah radius aman dari 100 meter menjadi 1 kilometer dari bibir kawah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Surip, Sabtu (16/9/2017). Menurutnya, gempa tremor yang terjadi di kawah yang berada di Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara ini sudah terjadi sejak Rabu (13/9) pukul 20.45 WIB dan masih bertahan hingga saat ini.

“Ini pertama kalinya dalam sejarah terjadi gempa tremor di Kawah Sileri. Makanya, radius aman saat ini menjadi 1 kilometer dari bibir kawah,” jelasnya dikutip dari detik.com.

Berdasarkan pemantauan saat ini, kondisi di kawah Sileri masih sama hari sebelumnya, yakni masih terjadi aktivitas gempa tremor. Dikatakan Surip, saat letusan Kawah Sileri yang terjadi 2 Juli 2017 lalu, tidak ada gempa tremor sebelumnya. Saat itu, letusan kawah dipicu karena ada kenaikan suhu di kawah tersebut.

Selain kawah Sileri, yang juga menjadi pantauan adalah Kawah Timbang. Meski saat kawah tersebut dalam kondisi normal, namun ancaman gas beracun membuat warga diminta untuk tidak menggali tanah dengan kedalaman lebih dari 1 meter di sekitar kawah. Sebab, tempat tersebut masih berpotensi bahaya gas CO2 dan H2S.

“Sebenarnya, himbauan ini sudah lama. Tetapi kami terus mengingatkan agar tidak sembarangan menggali tanah di sekitar Kawah Timbang,” terangnya. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemkab Kudus Anggap Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun Wajar

Selengkapnya →