Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Truk dan Bus Tak Boleh Melintas Tol Bawen-Salatiga, Nekat Langsung Tilang



   /  @ 10:13:13  /  16 September 2017

    Print       Email

Sejumlah kendaraan melintas di gerbang Tol Salatiga, yang mulai dibuka sejak Jumat (15/9/2017) kemarin. (Foto : Facebook/Arief Syarifudin)

MuriaNewsCom, Semarang – Jalan tol Semarang-Solo, ruas Bawen-Salatiga, mulai Jumat (15/9/2017) sore kemarin, resmi dioperasikan. Untuk sementara, jalur sepanjang 17,6 km itu masih digratiskan.

Namun untuk kendaraan roda empat golongan II ke atas, seperti truk dan kendaraan besar lainnya tak dipebolehkan melintas jalur ini. Jika ada kendaraan besar yang nekat melintas di jalur ini, polisi akan melakukan tindakan tegas dengan tilang.

Kasubnit PJR Tol wilayah Trans Marga Jateng (TMJ) Aiptu Eko Heri Kustiono mengatakan, pihaknya melakukaan koordinasi antarwilayah wewenang baik di Kabupaten Semarang, atau pun di Kota Salatiga untuk penerapan aturan ini. 

“Di KM 32 hingga 35 sudah terpasang rambu-rambu agar kendaraan besar keluar Bawen. Kalau masih ngeyel dan nekat nyelonong, akan dilakukan tilang,” katanya.

Ia memastikan, akan selalu ada petugas yang melakukan pengawalan aturan ini. Termasuk saat malam hari. ”Di interchange dan exit tol Salagita juga sudah ada CCTV pantauan,” ujarnya.

Alasan dilarangnya kendaraan golongan II ke atas melintas jalur ini, karena sempitnya ruas jalan tol di kawasan Tingkir, Salatiga.

Dirut PT TMJ, Yudhi Krisyunoro juga membenarkan tentang pelarangan truk dan bus di ruas jalan tol baru itu. Meski demikian pihaknya belum bisa memastikan apakah aturan itu akan bersifat permanen atau hanya sementara.

”Kebijakan ini wewenangnya ada di Dirjen Perhubungan Darat,” ujarnya.

Ia menyebut, Kementerian PUPR memerintahkan ruas tersebut dilebarkan, namun masih terkendala upaya pembebasan tanah yang masih berlangsung.

Pengguna jalan tol yang melintas dari ruas Bawen menuju Salatiga sementara masih digratiskan. Pembebasan biaya masuk tol tersebut akan berlangsung hingga Surat Keputusan Kementerian PUPR turun dalam waktu yang juga belum pasti.

Hanya saja, menurut regulasi yang berlaku, pemberlakuan tarif umum seksi III ruas Bawen-Salatiga akan diberlakukan sebesar Rp 17.500.

Jika dirinci, tarif yang berlaku pada seksi I Semarang-Ungaran Rp 7.000, seksi II Ungaran-Bawen Rp 7.500, seksi III ruas Bawen-Salatiga berlaku Rp 17.500 (sekarang masih gratis).

Target selanjutnya, lanjut Yudhi, yakni menyelesaikan sepanjang 30 Km ruas seksi IV Salatiga-Solo, yang sudah mulai dilakukan pengerjaan konstruksi fisik.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Punya IMB, Pemilik Kos di Kawasan Kampus UMK Dipanggil Satpol PP

Selengkapnya →