Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Warga Jati Kaget Harga Elpiji 3 Kg saat Operasi Pasar Hanya Rp 15,500



Reporter:    /  @ 18:00:18  /  15 September 2017

    Print       Email

Petugas menurun Elpiji tiga kilogram saat operasi pasar di Kecamatan Jati , Jumat (15/9/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan Warga di Kecamatan Jati kaget dengan harga elpiji tiga kilogram (Kg) saat kegiatan Operasi Pasar (OP) di halaman Kantor Kecamatan Jati, Jumat (15/9/2017). Itu lantaran harga elpiji jauh lebih murah ketimbang hari-hari biasa. 

Ronjikun, warga Getas Pejaten RT  7 RW 4, Kecamatan Jati, misalnya. Pria berusia 51 tahun itu biasa membeli elpiji tiga kg seharga Rp 20 ribu. Itupun, harus menunggu pada hari-hari tertentu lantaran jumlahnya sedikit. Sementara, harga saat operasi pasar kali ini hanya Rp 15.500.

”Saya berharap kegiatan operasi pasar dapat berlangsung secara rutin. Karena, hanya dengan operasi ini, kami dapat membeli gas dengan harga murah,” katanya kepada MuriaNewsCom saat operasi pasar di Kecamatan Jati.

Baca Juga: Keributan Warnai Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg di Jati Kudus

Menurut dia, harga Rp 20 ribu per tabung di hari-hari biasa sudah merata. Dengan harga tersebut, ia pun harus mengantre karena banyaknya permintaan.

Hanya saja, selama ini pihaknya tak tahu kalau harga di pangkalan yang ditunjuk Pertamina ataupun Pemkab harganya hanya Rp 15 ribuan.

”Ya malah baru tahu sekarang ini. Biasanya harga per tabung Rp 20 ribu. Karena sudah umum, kami anggap itu harga dari pemerintah,” ungkapnya.

Meski begitu, Ronjikun mengaku tak mempersoalkan harga Rp 20 ribu per tabung. Ia bahkan memaklumi adanya selisih harga di kalangan pengecer. Ia berdalih, para pengecer butuh waktu dan tenaga untuk mendapatkan elpiji.

”Kalau selisih harga tak masalah. Aggap aja itu keuntungan pengecer. Yang terpenting, gas elpijinya ada dan tidak langka,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Terima Penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia

Selengkapnya →