Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Keributan Warnai Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg di Jati Kudus



Reporter:    /  @ 17:15:15  /  15 September 2017

    Print       Email


Suasana tegang terjadi saat operasi pasar 3 kilogram di Kecamatan Jati, Kudus, Jumat (15/9/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan Operasi Pasar (OP) gas elpiji tiga kilogram (kg) dilaksanakan di Kecamatan Jati, Jumat (15/9/2017) siang. Kegiatan tersebut diwarnai keributan lantaran jumlah yang terbatas dan banyaknya peminat.

Keributan terjadi saat antrean pembeli gas elpiji di Kecamatan Jati, semakin panjang. Tiba-tiba terdapat seorang warga yang nyelonong masuk barisan tanpa melalui proses antre. Hasilnya, para warga yang antre panas dengan meneriaki dan mendorong keluar barisan.

“Woe antre dong, kami susah antre lama namun malah situ ngeblog,” teriak warga yang antre dalam barisan.

Beruntung keributan dapat dikendalikan setelah petugas satpol PP kecamatan melerai. Warga yang berhamburan keluar barisan diminta kembali ke barisan untuk melanjutkan pembelian gas bersubsidi itu. 

Jamasri (55), warga Loram Kulon, Kecamatan Jati mengaku tak tahu siapa yang nyelonong masuk barisan tanpa ikut antrean. Namun dia berharap tak ada keributan lantaran hanya membuat lama antre.

“Kalau ribut nanti ga dapat dapat elpijinya. Padahal saya sangat butuh gas tersebut. Mana panas lagi kegiatan dilakukan siang-siang,” keluhnya.

Dia menjelaskan, kelangkaan elpiji di wilayahnya sudah terjadi lebih dari satu pekan. Akibatnya, mau tidak mau ia harus membeli elpiji sampai ke luar desa dengan harga di atas Rp 21 ribu.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

BERITA PILIHAN SEPEKAN : Mobilio Tergilas Kontainer sampai Polisi Nyamar Hanya Demi Tangkap Penghina Presiden dan Agama

Selengkapnya →