Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Gara-gara Dangdut, Warga Ngurenrejo Pati Dikeroyok Hingga Babak Belur



Reporter:    /  @ 15:47:08  /  13 September 2017

    Print       Email

Seorang Petugas sedang mengamankan kericuhan saat konser dangdut belum lama ini. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Pati – Nasib sial menimpa Ratawi (41), warga Desa Ngurenrejo RT 5 RW 3, Wedarijaksa. Dia dihajar tiga orang yang merupakan tetangganya sendiri lantaran persoalan dangdut.

Ketiga pelaku berinisial HR (28), DPS (22) dan AE. HR dan DPS sudah ditangkap polisi dan ditetapkan tersangka, sedangkan AR masih buron.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum menjelaskan, kasus dugaan penganiayaan itu terjadi saat korban tidak memperbolehkan pelaku masuk ke pagar pertunjukan dangdut. Pelaku hendak menanyakan hal itu kepada korban.

“Pelaku mendatangi rumah korban untuk menanyakan alasan tidak boleh masuk ke pagar pertunjukan dangdut. Tapi korban tidak berada di rumah. Saat berpapasan di jalan, korban dicegat dan ditanya masalah tersebut. Sempat terjadi percekcokan sebelum korban dianiaya,” ungkap AKP Rochana, Rabu (13/9/2017).

Korban mengalami luka robek pada bagian pelips kiri dan memar pada bagian dahi, serta mata sebelah kiri. Korban lantas melaporkan kejadian itu kepada petugas Polsek Wedarijaksa.

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan pada 3 September 2017 lalu itu, kemudian menangkap pelaku pada Selasa (12/9/2017) sore. Dua pelaku dibekuk Unit Reserse dan Kriminal Polsek Wedarijaksa.

“Pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP subsidair 351 KUHPidana, karena secara bersama-sama di muka umum telah melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap orang,” pungkas AKP Rochana.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Identitas Pemotor Tewas pada Kecelakaan di Jalan Inspeksi Bendung Klambu Grobogan 

Selengkapnya →