Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

2 Pembunuh Pasutri yang Tewas Terbungkus Bed Cover di Purbalingga Tertangkap, 1 Ditembak Mati



   /  @ 14:48:45  /  13 September 2017

    Print       Email

Dua orang pelaku pembunuh mayat di bed cover, tampak dihimpit di tengah oleh polisi saat jumpa pers di RS Bhayangkara Semarang, Rabu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Semarang – Tiga orang pembunuh pasangan suami istri Husni Zarkasih (58) dan Zakiah Husni (53) yang mayatnya dibuang ke sungai Klawing Purbalingga, telah tertangkap polisi di Grobogan. Mereka adalah E Kuswara (33), Sutarto (46), dan Ahmad Zulkifli (AZ).

Polisi menembak mati AZ karena percobaan melawan. Penangkapan para pelaku dipimpin Kasubdit III Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono dan Kasubdit VI Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus. Para pelaku langsung dibawa ke RS Bhayangkara Semarang.

Baca : GEGER, Sepasang Mayat Terbungkus Sprei Hanyut di Sungai Klewing Purbalingga 

Polisi menggelar jumpa pers di RS tersebut, Rabu (13/9/2017) siang. Polisi menghadirkan dua pelaku tanpa penutup wajah. Keduanya mendapatkan pengamanan ketat polisi bersenjata. “Yang meninggal AZ,” kata Kasubdit III Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono.

Selain itu ada banyak barang bukti di meja yaitu empat BPKB, sembilan arloji, enam buku tabungan beserta dua kartu ATM, satu buah laptop, satu buah I Pad, tujuh buah telepon genggam, dan delapan bendel uang pecahan Rp 100 yang belum diketahui jumlahnya. Selain itu tiga handphone merek Oppo masih terbungkus, dua buah arloji bermerek, Cerruti 1881, koper berisi berkas, tiga kamera film, dan pakaian serta sepatu milik pelaku.

Polisi menangkap pelaku saat sedang berpesta di salah satu tempat karaoke di Grobogan. Otak kasus ini adalah AZ atau Ahmad Zulkifli. Zul merupakan mantan sopir korban.

Baca : Identitas Sepasang Mayat Terbungkus Bed Cover di Purbalingga Terungkap, Asal Pekalongan, Domisili Benhil Jakarta

Kasubdit VI Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Antonius Agus dalam jumpa pers mengatakan, Zul merupakan otak perampokan dan pembunuhan sadis ini. “Ide diawali oleh Zul. Giliran pabrik tutup, lontang-lantung tidak dapat pekerjaan. Mereka sakit hati,” kata Antonius.

Dua pelaku yang lain Kuswara dan Sutarto juga  merupakan mantan karyawan pabrik korban. Kepada polisi, Sutartoyang juga 20 tahun bekerja di perusahaan korban, menuturkan rasa sakit hatinya. Sutarto sakit hati karena tidak diberikan uang pesangon. “Sakit hati. Sudah kenal sejak anaknya baru lahir, sekarang sudah besar,” kata Sutarto.

Baca : Jenazah Pasutri Terbungkus Bed Cover Dimakamkan di Pekalongan Hari Ini

Diketahui, kedua korban merupakan pengusaha garmen yang dirampok di rumahnya, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Minggu (10/9). Pelaku membawa kabur emas hingga brankas.

Pada Senin (11/9) pagi, mayat kedua mayat ditemukan di Sungai Klawing, Purbalingga, yang berjarak 360 km dari rumah mereka. Mayat keduanya ditemukan terbungkus bed cover.

Kedua korban dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Pekalongan dan dimakamkan di kampung halamannya di pemakaman keluarga di Kradenan Gang 3, Pekalongan Selatan, Pekalongan, Selasa (12/9/2017) siang.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →