MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengobatan Bayi Berusia 2 Hari Penderita Jantung Bocor di RSUD Kudus Gratis

302
Asyifan Maulana, bayi mungil berusia dua hari yang didiagnosa mengalami jantung bocor menjalani perawatan di RSUD Kudus, Selasa (12/9/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kudus menggratiskan semua biaya pengobatan Asyifan Maulana, bayi mungil berusia dua hari yang didiagnosa mengalami jantung bocor.

Kepastian tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur RSUD Kudus dokter Aziz Achyar, Selasa (12/9/2017). Menurutnya, biaya pengobatan bayi tersebut memang cukup tinggi.

Dalam sehari, biaya pengobatan lengkap dengan obat berkisar antara Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. Biaya tersebut termasuk biaya obat dalam sehari.

”Karena penyakit dalam, biayanya memang cukup tinggi,” katanya.

Baca Juga: Tak Ditanggung BPJS, Biaya Pengobatan Bayi Penderita Jantung Bocor Capai Rp 1 Juta Per Hari

Hanya saja, karena biaya tersebut tak ter-cover BPJS Kesehatan, pihak rumah sakit memberikan penawaran untuk ikut progam Jaminan Kesehatan Daerah. Dengan program tersebut, semua biaya di RSUD gratis.

”Tapi, untuk perawatannya berada di kelas tiga. Saat ini, orang tua sedang mengurus syaratnya setelah diberikan solisi kemarin,” ungkapnya.

Untuk persyaratannya, cukup dengan menunjukkan KTP. Namun, karena masih bayi, KTP bisa diganti surat keterangan kelahiran dan KK orang tua.

Syarat tersebut merupakan syarat yang sudah disepakati Pemkab Kudus. Karenanya, setiap warga yang tidak mampu bisa menggunakan fasilitas yang sama dan tak akan dipungut biaya sepeserpun.

”Pihak rumah sakit tak akan menolak pasien yang datang sekalipun itu anak-anak. Bahkan saat masuk, pihak rumah sakit tak meminta uang muka sebagai syarat penanganan,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Hari Kemerdekaan 2018 Pc
United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.