Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Jejak Sunan Kalijaga di Desa Kadilangu Pati



Reporter:    /  @ 11:13:09  /  12 September 2017

    Print       Email

Batu yang diyakini peninggalan Sunan Kalijaga di Masjid Jami’ Desa Kadilangu, Trangkil, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada desa di kawasan Kecamatan Trangkil, Pati yang namanya sama dengan kompleks pemakaman Sunan Kalijaga di Demak. Namanya Desa Kadilangu, terletak di pesisir utara laut Jawa.

Kesan nuansa kolosal berbalut kampung santri cukup kental dirasakan saat berkunjung ke Desa Kadilangu. Sejumlah benda yang diyakini peninggalan Sunan Kalijaga masih dirawat dengan baik.

Salah satunya, batu dan sumur yang berada di Masjid Jami’. Belum diketahui secara jelas fungsi batu tersebut. Namun, beberapa sumber menyebut pernah dipakai untuk duduk Sunan Kalijaga.

“Masih belum jelas apakah batu itu digunakan untuk pasujudan atau duduk. Tapi yang jelas itu peninggalan beliau sewaktu berdakwah di pesisir Jawa pada sekitar abad ke-15,” ujar penduduk setempat, Irham Shodiq, Selasa (12/9/2017).

Sementara sumur peninggalan Sunan Kalijaga saat ini masih dimanfaatkan warga dan pengunjung untuk kebutuhan air bersih. Bahkan, penduduk setempat memanfaatkannya untuk usaha air isi ulang.

Masjid Jami’ sendiri juga diyakini sebagai peninggalan Sunan Kalijaga. Karena itu, masjid ini kerap menjadi jujugan pengunjung dari berbagai daerah yang ingin berwisata religi.

Irham menjelaskan, nama Kadilangu memang identik dengan sebuah perkampungan yang dulu pernah menjadi tempat persinggahan Sunan Kalijaga. Maka tidak heran bila nama sebuah desa di Trangkil itu sama dengan nama kelurahan yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Sunan Kalijaga di Demak.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Panggil DPN APTRI, KPPU Tindak Lanjuti Dugaan Monopoli Gula yang Dilakukan Bulog

Selengkapnya →