Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Kasus Kebakaran Pasar Gombong Kebumen Diinvestigasi Polri



   /  @ 12:29:25  /  11 September 2017

    Print       Email


Polisi melakukan pemeriksaan kasus kebakaran di Pasar Wonokriyo, Gombong, Kabupaten Kebumen. (Humas Polres Kebumen)

MuriaNewsCom, Kebumen – Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Cabang Semarang dan Tim Inafis Polda Jateng, telah melalukan investigasi penyebab kebakaran di Pasar Wonokriyo Gombong, yang terjadi Kamis (7/9/2017) pagi.

Tim Puslabfor Polri Cabang Semarang dipimpin oleh AKPB Teguh Prihmono Kasubbid Puskomfor Polri selaku Ketua Tim berserta 3 anggotanya, sedangkan Tim Inafis Polda Jateng dipimpin oleh Kompol Sukamdi Kasi Identifikasi Polda Jatang dengan membawa 6 anggota.

Tim Puslabfor Polri Cabang Semarang melakukan investigasi di Pasar Wonokriyo Gombong sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Selama kurang lebih dua jam, tim ini menyisir sejumlah lokasi termasuk meneliti yang diduga menjadi titik awal api kebakaran.

“Pertama kami membaca rambatan api, dari situ kita bisa menemukan sumber api yang pertama kali terbakar. Dari situ juga bukti elektrik kita bisa temukan, diketahui bahwa di atap kios berbahan seng terdapat empat lubang kecil yang digunakan untuk jalur kabel. Dari hal itu patut diduga adanya hubungan arus pendek karena kulit kabel bisa terkelupas akibat gesekan seng dan kabel. Tetapi tidak bisa secepat itu menyimpulkan kita harus menunggu hasil pemeriksaan labotatorium,” katanya.

Baca : Omzet Santri Ganteng Asal Pati ‘Musuh’ Jonru Ini Capai Ratusan Juta per Bulan

Dari lokasi itu, kita membawa beberapa barang. Di antaranya, instalasi kabel yang terbakar, seng dan abu yang berada di sekitar lokasi itu. Barang-barang tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk diteliti. Diterangkan juga ada tiga unsur yang bisa menyebabkan kebakaran yaitu oksigen, barang mudah terbakar dan sumber panas dari sinilah akan diteliti lebih lanjut dengan menggunakan alat bukti itu kita akan memeriksa di laboratorium forensik

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Khaliq Salis Himawan,  mengatakan hari ini masih dikumpulkan barang-barang yang akan diteliti di laboratorium forensik.“Sejumlah barang tersebut diambil dari tempat yang diduga menjadi titik awal api kebakaran. Kajian dan penelitian barang-barang tersebut dilakukan di laboratorium Semarang,” ucapnya.

Proses penelitian di laboratorium forensik membutuhkan waktu cukup lama. Diperkirakan kesimpulan hasil penelitian disampaikan paling cepat dalam waktu 14 hari karena diperlukan sejumlah alat khusus yang terdapat di kantor Puslabfor Semarang.

“Penelitian ini untuk mengetahui sebab-sebab kebakaran berdasarkan analisis ilmiah atau scientific investigation. Selain penelitian, dalam mengungkap kasus ini, Satreskrim Polres Kebumen juga terus melakukan penyelidikan. “Sat Reskrim terus lakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” katanya.

BacaKebakaran Hebat di Pasar Gombong Kebumen

Polisi juga menemukan kasus penjarahan kios saat kebakaran terjadi. Korban atau pemilik kios adalah Tri wahyuni, (39) warga Desa Semanding, Gombong. Tokonya di jarah. Polisi berhasil menangkap pelaku pada Sabtu, (9/9/2017) sore.

Pelaku adalah warga Banyumas inisial BBH. Pelaku menjarah isi toko pakaian, sepatu dan tas Bersaudara yang berada di Blok C-2 No 27, yang sebagian besar telah terbakar. Saat ini BBH langsung ditahan di ruang tahanan Polsek Gombong.

Editor : Akrom Hazami

Baca : FOTO-FOTO : Kebakaran Pasar Gombong Kebumen yang Merugi Rp 10 Miliar

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Catatan yang Muncul dalam Evaluasi Penggunaan ADD 2017 di Grobogan

Selengkapnya →