Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Turun ke Liga 3, Begini Nasib Pemain dan Manajerial Persijap Kelak



Reporter:    /  @ 12:00:58  /  11 September 2017

    Print       Email

Pemain Persijap berkumpul di tengah lapangan membentuk lingkaran dan suporter menanyikan lagu Indonesia pusaka. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap dipastikan turun kasta ke Liga 3, lantaran koleksi 12 poin tak mampu membawa tim ini promosi. Lalu pertanyaannya, bagaimana dengan nasib pemain dan manajerial Laskar Kalinyamat?

Chief Executive Organizer (CEO) Persijap Esti Puji Lestari berujar tetap komitmen dengan pengambangan jangka 5 tahun (5 Years Plan) bagi tim tersebut. Meskipun nantinya  dimungkinkan ada perombakan pada struktur manajerial maupun tim.

“Selama pemiliknya masih saya program tersebut (5 Years Plan) tetap akan jalan. Program itu tak hanya bergantung pada saya, namun nanti manajemennya harus menjalankan hal itu. Saya sebagai pemilik mungkin membuka lapangan pekerjaan baru untuk posisi manajer atau CEO namun saya tetap pemegang saham terbesar. Mungkin nanti bisa berkembang menjadi 10 Years Plan, namun kita jalankan apa yang ada dulu,” katanya, Senin (11/9/2017).

Terkait pemain dirinya membebaskan pemain untuk memilih. Namun Esti juga mengaku sudah melakukan ancang-ancang merekrut potensi lokal dari Jepara. Disamping itu ia pun mengaku tetap melakukan beberapa pertandingan persahabatan. 

“Mulai tunjuk pelatih baru misalnya kalau memang dibutuhkan, Scouting pemain lokal karena kita tak yakin pemain sekarang mau bermain (di Liga 3). Namun siapa tahu mereka ada yang bersedia. Akan tetapi yang pasti kita akan istirahatkan pemain selama sebulan, karena saya juga butuh waktu untuk tentukan langkah selanjutnya. Selain itu ada wacana akan ada friendly match lawan Arema,” tuturnya.

Esti menambahkan, ia juga berencana membawa timnya itu bermain di Sukabumi. Hal itu dilakukan, karena dirinya ingin memperkenalkan Persijap kepada warga setempat.

“Saya ingin perkenalkan Persijap kepada masyarakat di Sukabumi, karena ditempat saya lahir dan tinggal, mereka (warga) bangga ada sepakbola Jepara yang berkembang dan saya ada didalamnya,” kata dia.

Terkait pemain, Pelatih Persijap Carlos Raul Sciuccati mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, pihaknya tidak bisa mengekang pemain tetap bertahan. 

“Setiap pelatih di akhir kompetisi punya catatan dan evaluasi. Kami akan diskusikan dengan manajemen terkait pemain. Karena siapa tahu mereka (pemain) punya peluang lebih besar di tim lain. Kita bebaskan karena itu menyangkut karier mereka. Namun harapannya beberapa pemain  bisa ikut bermain (bagi Persijap),” urainya.

Dengan hal itu, Carlos menyebut peluang beberapa pemain Persijap Junior naik kelas pun terbuka. Ia menyampaikan ada pemain yang diprediksi bisa membela Persijap Senior.

Kapten Tim Persijap Abdul Latif Hasyim enggan menanggapi lebih lanjut terkait nasib dirinya dan kawan-kawannya. Ia mengaku masih fokus dengan pertandingan terakhir melawan PSGC Ciamis.

“Belum tahu nanti rezeki kita dimana, namun yang pasti kita harus menuntaskan pertandingan terakhir,” ungkap Latif.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Fasbuk Siap Lantunkan Kedamaian Lewat Sastra

Selengkapnya →