Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ngeri!! Hingga September 2017, 100 Rumah Warga Grobogan Ludes Diamuk Api 



Reporter:    /  @ 13:30:41  /  9 September 2017

    Print       Email

Sejumlah warga ikut memadamkan api yang menghanguskan salah satu rumah warga. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganAmuk kebakaran yang terjadi di Grobogan tiap musim kemarau tampaknya perlu mendapat perhatian lebih dari berbagai pihak.

Alasannya, intensitas kebakaran yang terjadi sangat tinggi dan menelan kerugian material cukup besar. Bahkan, kebakaran yang terjadi sempat menimbulkan korban jiwa.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Grobogan Budi Prihantoro menyatakan, dari catatan yang dimiliki, peristiwa kebakaran hingga awal September ini ada 40 kali. Kebakaran tersebut tersebar hampir merata di 19 kecamatan.

Musibah yang terjadi pada tahun ini, sudah mengakibatkan sekitar 100 rumah warga habis terbakar. Artinya, tiap kali terjadi kebakaran, rata-rata lebih dua rumah yang terbakar.

”Intensitas kebakaran tahun ini sangat tinggi. Terutama dalam tiga bulan terakhir, saat memasuki puncak kemarau,” jelasnya.

Terkait kondisi itu, Budi meminta pada masyarakat untuk selalu waspada terhadap datangnya musibah kebakaran. Hal itu diserukan karena sebagian besar penyebab kebakaran selama ini diakibatkan ketelodoran.

Misalnya, menyalakan kompor atau bediang tanpa diawasi sehingga menyulut kebakaran. Kemudian, kebakaran juga seringkali disebabkan tidak dipadamkannya api dalam tungku dengan sempurna.

”Penyebab kebakaran ada juga karena konsleting listrik. Tapi yang paling banyak karena kurang hati-hatinya pemilik rumah,” kata Budi.

Peristiwa kebakaran yang terjadi, sebenarnya cepat diketahui warga sekitar. Namun, keterbatasan sumber air saat kemarau menjadikan upaya pemadaman pertama seringkali tidak mendatangkan hasil. Ditambah lagi, saat kemarau hampir dipastikan ada hembusan angin kencang yang mengakibatkan jika terjadi kebakaran cepat membesar.

”Berdasarkan pengalaman tahun-tahun lalu, setiap musim kemarau tiba maka peristiwa kebakaran mulai sering terjadi. Oleh sebab itu, saya minta semua warga agar waspada terhadap bahaya kebakaran,” katanya. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →