Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Tiga Hari Mengapung, Mayat Pemuda Ini Membusuk di Embung Desa Brati Pati



Reporter:    /  @ 10:32:15  /  9 September 2017

    Print       Email

Sesosok mayat yang diketahui pria asal Mojomulyo, Tambakromo ditemukan mengapung di embung Desa Brati, Kayen, Jumat (8/9/2017) sore. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Mayat sesosok pria ditemukan di sebuah embung milik Dinas Perikanan Pati, di Dukuh Sawah Ploso, Brati, Kayen, Jumat (8/9/2017) sore.

Mayat yang diketahui bernama Agung Wahyudi (23) ditemukan dalam keadaan membusuk dan mengapung. Korban merupakan warga Dukuh Kahuripan, Mojomulyo, Tambakromo, Pati.

Mayat tersebut kali pertama ditemukan Parlan, pegawai honorer Dinas Perikanan saat melakukan pengecekan embung. Dia sempat kaget melihat sesosok mayat yang mengapung, sehingga langsung menghubungi perangkat desa setempat.

Pemeriksaan mayat dilakukan Tim INAFIS Polres Pati dan tim medis dari Puskesmas Kayen. Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia sejak tiga hari sejak pertama kali ditemukan.

“Tidak ada indikasi pembunuhan, karena tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Tubuh korban sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat,” kata Supriyanto, mantri Puskesmas Kayen.

Korban diperkirakan meninggal dunia karena tenggelam, sehingga kehabisan napas. Dari keterangan pihak keluarga, korban memang memiliki riyawat depresi sejak tiga tahun yang lalu.

Penemuan mayat tersebut sempat menggemparkan penduduk setempat. Mereka berbondong-bondong menyaksikan evakuasi terhadap korban yang tubuhnya sudah membesar.

Pihak keluarga sendiri sudah merelakan kepergian korban. Jenazah diantarkan ke rumah duka untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum Desa Mojomulyo.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Identitas Pemotor Tewas pada Kecelakaan di Jalan Inspeksi Bendung Klambu Grobogan 

Selengkapnya →