Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Taksi Online Berpelat Hitam di Semarang Bakal Ditilang



   /  @ 09:31:34  /  9 September 2017

    Print       Email

Foto : Istimewa

MuriaNewsCom, Semarang – Aksi unjukrasa yang digelar para sopir taksi konvesional di depan Kantor Gubernur Jateng, Kamis (7/9/2017) lalu mendapat respon. Pihak kepolisian memastikan, taksi online yang beroperasi menggunakan pelat nomor hitam bakal ditindak dengan tilang.

Tak terkecuali taksi online yang saat ini sudah beroperasi seperti Gocar, Uber, maupun Grab. Wakapolrestabes Semarang AKBP Raden Setijo Hasto mengatakan, sesuai aturan angkutan umum harus menggunakan pelat polisi berwarna kuning.

Jika taksi online beroperasi menggunakan pelat hitam menurutnya hal ini sama dengan melanggar Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Oleh karenanya, pihaknya memastikan akan mengambil tindakan terhadap mobil pribadi yang digunakan untuk angkutan umum. Meski demikian, ia memastikan penindakan tak akan dilakukan secara sembarangan.

Tindakan tersebut akan dilakukan berdasarkan bukti di lapangan.

“Tidak bisa sembarangan menilang. Harus ada bukti kalau kendaraan pelat hitam itu sudah berbayar dari penumpang. Jadi ada buktinya di HP (hand phone) kalau sudah berbayar dari penumpang,” katanya.

Menurutnya, sopir taksi konvensional bisa membantu aparat kepolisian, dengan menginformasikan mana saja kendaraan yang diindikasikan melanggar.

Penegasan ini juga disampaikan Setijo Hasto saat audiensi dengan pengusaha angkutan umum di Kantor Gubernuran Jalan Pahlawan, Jumat (8/9/2017) petang.

Hasto memastikan, aturan ini telah diberlakukan. Sejauh ini pihaknya telah melakukan penindakan terhadap 128 mobil pelat hitam yang terbukti menarik penumpang. Ia berharap kebijakan penertiban tersebut bisa menjadi yurisprudensi bagi kondisi hukum ke depan.

Saat ditanya dengan kondisi ojek online yang juga mengenakan pelat hitam, pihaknya mengaku belum jauh membahas ke ranah tersebut. Ia menyebut, ojek sementara masih menjadi kebutuhan besar masyarakat.

“Mungkin ke depan ke arah sana. Sementara masih di kendaraan roda empat. Namun semua arahnya menuju tertib seperti yang disampaikan Gubernur,” tandas Hasto.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Identitas Pemotor Tewas pada Kecelakaan di Jalan Inspeksi Bendung Klambu Grobogan 

Selengkapnya →