MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Pernyataan Pihak Vihara di Pati Saat Demo Rohingya di Alun-alun

472
Perwakilan dari pihak vihara Kabupaten Pati Edi Siswanto membacakan pernyataan sikap terkait dengan krisis Rohingya, Jumat (8/9/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Perwakilan dari pihak vihara di Kabupaten Pati, Edi Siswanto memberikan pernyataan sikap terkait dengan isu kemanusiaan Rohingya di Myanmar. Pernyataan itu dibaca di depan puluhan peserta aksi unjuk rasa di kawasan Alun-alun Pati, Jumat (8/9/2017).

Ia mewakili seluruh umat Buddha di Indonesia mengutuk keras pembantaian umat Islam di Myanmar yang dilakukan pemerintah Myanmar dan para biksu Budha.

“Kami umat Buddha di Indonesia hidup di lingkungan Muslim dalam keadaan damai, rukun dan saling membantu, menolong,” seru Edi.

Baca Juga: Demo Rohingya Memanas, Polisi Pati Ini Justru Edarkan Kotak Amal

Lebih lanjut, Edi menyerukan bahwa umat Budha dalam melaksanakan ritual peribadatan selalu dibantu dan dilindungi, serta dijaga umat Islam.

Karena itu, ia meminta kepada pemerintah Myanmar dan para biksu agar segera menghentikan pembantaian dan penindasan terhadap umat Islam di Myanmar demi terciptanya keamanan umat Budha dan biksu di Indonesia, serta negara lainnya.

“Kami meminta kepada Dewan Pimpinan PBB agar menyeret Aung San Suu Kyi dan biksu Ashin Wirathu diadili oleh pengadilan internasional sebagai penjahat kemanusiaan,” seru Edi membacakan pernyataan sikap.

Baca Juga: Polisi Sita Tongkat dan Palu dari Mobil Pendemo Rohingya di Pati

Edi juga mendesak agar penghargaan nobel perdamaian Aung San Suu Kyi dicabut dan pemerintah Myanmar melindungi umat Muslim yang tinggal di Myanmar.

Pernyataan sikap itu dibuat Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) yang kemudian dibaca dan ditandatangi Edi mewakili pihak vihara di Kabupaten Pati. Usai pembacaan itu, puluhan massa membubarkan diri.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.