Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

43 Jemaah Haji dari Jawa Tengah Meninggal di Tanah Suci



   /  @ 13:28:58  /  8 September 2017

    Print       Email

Seorang nenek bersiap berangkat haji tahun lalu. Tahun ini jemaah asal Jateng yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 43 orang. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Semarang- Proses kepulangan jemaah haji asal Jawa Tengah, sudah mulai dilakukan sejak Kamis (7/9/2017). Dari catatan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng, ada 40 jemaah haji yang meninggal dunia.

Kepala Kanwil Kemenag Jateng Farhani menyatakan, total jemaah haji asal Jateng yang meninggal dunia sebanyak 44 orang. Sebanyak 43 orang meninggal dunia saat menjlankan haji di Tanah Suci, sementara satu orang meninggal dunia saat berada di embarkasi Adi Sumarmo.

Ia menyatakan, total jemaah haji dari Jateng tahun ini sebanyak 34.112 orang. Dari jumlah tersebut, jamaah yang dapat diberangkatkan sejumlah 33.892 orang.

“Dengan demikian, jamaah yang tidak dapat diberangkatkan semuanya ada 220 orang karena adanya mutasi atau pindah ke lain provinsi, mengundurkan diri. Atau juga karena tidak mampu secara kesehatan, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016,” katanya.

Jemaah haji dari Jateng yang tiba terlebih dahulu di Embarkasi Adi Sumarmo, yakni Kloter I sebanyak 359 orang, yang berasal dari Kabupaten Banjarnegara. Dua di antara jemaah haji kloter I ini meninggal dunia, sehingga dua kursi yang kosong diisi dua jemaah haji asal Boyolali.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko yang menyambut kedatangan jemaah haji kloter I menminta agar, para jemaah memeriksakan kesehatan mereka setibanya di kampung halaman.

”Jika merasakan gejala sakit, segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau dokter terdekat. Supaya kalau ada gejala virus yang menyebar bisa segera diantisipasi untuk keselamatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya.

Mantan Bupati Purbalingga itu juga mengajak para jemaah untuk mendoakan jemaah lainnya yang wafat saat menunakan ibadah haji.

Alhamdulillah panjenengan telah selesai melaksanakan ibadah haji. Mari kita doakan saudara-saudara kita yang telah wafat dalam rangka menjalankan ibadah haji. Mudah-mudahan wafatnya dimuliakan di hadapan Allah SWT, diampuni dosanya, dan diberi kesempatan masuk surga,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Terima Penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia

Selengkapnya →