Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Penumpang Teriak Histeris, Bus Laju Prima Terguling di Tanggul Sungai Tuntang Grobogan



Reporter:    /  @ 09:34:11  /  8 September 2017

    Print       Email

Bus Laju Prima jurusan Purwodadi-Jakarta terguling saat menghindari tabrakan dengan truk tak dikenal. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Laju Prima dengan truk tak dikenal terjadi di Desa/Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (8/9/2017).

Meski tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan yang terjadi menjelang subuh itu sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan raya Purwodadi-Semarang.

Informasi yang didapat menyebutkan, pagi itu bus jurusan Purwodadi-Jakarta tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah barat. Sesampai di sebelah barat jembatan Tuntang, ada sebuah truk dari arah berlawanan yang melaju sangat kencang dan mengambil posisi terlalu ke kanan.

Melihat kondisi itu, sopir bus berupaya menepi untuk menghindari tabrakan. Meski sudah minggir, namun bodi bus bernomor polisi B 7071 IZ masih sempat tersenggol bak truk.

Akibat senggolan ini, laju bus yang dikemudikan Nurfatoni (30), warga Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan itu sempat oleng dan akhirnya terguling di tanggul.

Tidak lama setelah kejadian, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi, karena mendengar suara benturan keras saat bus terguling.

Baca : Dirlantas Polda Jateng Nyatakan Tak Ada Rem Blong saat Bus Indonesia Terguling di Kudus

Puluhan warga selanjutnya berupaya mengeluarkan sejumlah penumpang yang ada dalam bus tersebut. Beberapa penumpang yang mengalami luka dilarikan ke Puskesmas Gubug. Beberapa di antara mereka juga berteriak-teriak histeris karena takut.

Selain membantu menolong penumpang, beberapa warga juga sempat mengejar truk yang sebelumnya sempat bersenggolan dengan bus tersebut. Namun, upaya pengejaran tidak berhasil karena truk sudah keburu kabur jauh.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa menyatakan, dalam bus tersebut masih ada 17 penumpang. Setelah mengalami kecelakaan, ada empat penumpang yang mengalami luka-luka dan sempat dibawa ke puskesmas.

“Empat penumpang hanya mengalami luka ringan. Setelah ditangani di puskesmas, mereka sudah boleh pulang,” jelasnya.

Menurut Panji, kecelakaan terjadi akibat bodi bus tersenggol truk yang melaju dari arah berlawanan dengan mengambil posisi terlalu ke kanan. Sebelum terjadi kecelakaan, sopir bus sudah berupaya minggir untuk menghindari tabrakan.

Editor : Ali Muntoha

Baca : Bus Indonesia Guling di Kudus, Banyak Korban Berjatuhan

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →