Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Bupati dan Tokoh Agama di Grobogan Kecam Penindasan Etnis Rohingya Myanmar



Reporter:    /  @ 21:14:05  /  6 September 2017

    Print       Email

Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan sambutan saat menghadiri acara pernyataan sikap bersama FKPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dilangsungkan di gedung Riptaloka, Setda Grobogan, Rabu (6/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganPemberitaan mengenai penindasan yang dilancarkan pemerintah Myanmar terhadap etnis Rohingya ternyata juga menjadi perhatian Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Bahkan, ia sempat mengecam penindasan tersebut saat menghadiri acara pernyataan sikap bersama FKPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dilangsungkan di gedung Riptaloka, Setda Grobogan, Rabu (6/9/2017).

”Apa yang terjadi di Myanmar membuat kita prihatin. Mari kita doakan agar mereka (etnis Rohingya) diberi kekuatan dan pertolongan. Setiap menyimak berita di media massa soal Rohingya, saya merasa sedih,” katanya.

Sri menyatakan, pemerintah pusat melalui presiden telah bertindak untuk menyikapi persoalan tersebut. Sedangkan, warga Grobogan diminta ikut bersolidaritas dengan memanjatkan doa bersama.

Dalam kesempatan itu, Sri sempat berpesan agar masyarakat Grobogan tidak terpancing isu-isu yang menyangkut SARA terhadap persoalan di Myanmar. Masyarakat juga diminta tidak ikut berangkat mengikuti aksi demo yang akan dilangsungkan di kawasan Borobudur, Magelang.

”Pemerintah sudah mengambil sikap. Jadi tidak perlu demo,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut, juga dilangsungkan dengan dialog serta pernyataan dari tokoh agama dari perwakilan berbagai agama. Kemudian, acara diakhiri dengan penandatanganan pernyataan sikap bersama dalam rangka menciptakan kondisi Kabupaten Grobogan yang aman dan kondusif.

Editor: Supriyadi

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →