Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Kejati  >  Artikel ini

Pengutil Beras Warga Miskin di Bulog Senilai Rp 6 Miliar Ditahan, Begini Modusnya



   /  @ 16:33:02  /  6 September 2017

    Print       Email

Pekerja tengah menata beras di gudang Bulog. Kejati Jateng menahan satu tersangka pencuri beras di Gudang Bulog Randu Garut. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Semarang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah akhirnya menahan satu tersangka korupsi beras di Gudang Bulog Randu Garut, senilai Rp 6 miliar. Tersangka yang ditahan yakni Nurul Huda, yang selama ini bertugas sebagai juru timbang di gudang Bulog Randu Garut.

Kasipenkum Kejati Jateng Sugeng Riyadi, Rabu (6/9/2017) membenarkan penahanan tersebut. Menurutnya, penahanan dilakukan pada Selasa (5/9/2017) kemarin, setelah diperiksa selama tujuh jam lebih. Tersangka ditahan di LP Kedungpane Semarang.

”Kami tahan selama 20 hari ke depan untuk memudahkan penyidikan,” katanya dikutip dari Metrosemarang.com.

Berdasarkan penyidikan sementara, aksi pengutilan beras itu sudah berlangsung selama setahun dengan total kerugian beras mencapai 697.653,83 Kg dengan nilai perkiraan Rp 6 miliar lebih.

Oknum Bulog itu mencuri beras dari dalam gudang dilakukan tiga kalid alam sepekan. Diduga tersangka tak sendiiran saat menajalankan aksinya, tapi juga bersama buruh dari luar berinisial AT, TA, E, serta R. Dalam sepekan komplotan ini mampu mencuri hingga 9 ton beras.

“Pencuriannya memang dilakukan bertahap sejak Juni 2016 hingga Juli 2017,” ujar Sugeng Riyadi.

Baca : 600 Ton Beras di Gudang Bulog Randugarut Dikorupsi, Kejati : Pemerintah Rugi Rp 6 Miliar

Untuk mengelabui pimpinan Bulog agar tak menyadari stok beras menghilang, para pelaku membuat gorong-gorong tang ditumpuk, untuk memberi kesan tumpukan beras penuh. Beras-beras yang dicuri itu merupakan beras rastra dan beras cadangan darurat untuk warga miskin.

Namun aksi pencurian ini akhirnya ketahuan, dan Bulog melaporkan kasus itu pada 4 Juli 2017. Kasus itupun kini ditanganai Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan hari ini Kepala Bulog Semarang juga diperiksa.

“Huda kemarin kita tahan untuk mempermudah penyidikan. Hari ini Kasubdivre Bulog Semarang juga kita periksa sebagai saksi,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Fasbuk Siap Lantunkan Kedamaian Lewat Sastra

Selengkapnya →