Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Artikel ini

Polda Siaga 1, di Magelang Ganjar Pimpin Doa Bersama untuk Rohingya



   /  @ 09:48:41  /  6 September 2017

    Print       Email

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menjadi narasumber dalam seminar di Universitas Tidar Magelang. Ganjar mempin seribuan mahasiswa untuk mendoakan muslim Rohingya. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Semarang – Rencana sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang akan menggelar aksi bela muslim Rohingya di Candi Borobudur, Jumat (8/9/2017) tak mendapat izin dari pihak kepolisian. Bahkan Polda Jateng menetapkan siaga 1 selama tiga hari sebelum hingga sehari usai aksi.

Beberapa pihak juga menyayangkan rencana aksi yang bakal dilaksanakan di Candi Borobudur itu, termasuk Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Meski demikian Ganjar mengajak warga Jateng untuk ikut mendoakan agar krisis kemanusiaan di Myanmar itu segera selesai.

Ini dilakukan Ganjar ketika menjadi narasumber seminar nasional yang digelar di Universitas Tidar Magelang, Rabu (6/9/2017) pagi. Dalam seminar bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Potensi Sumber Daya Ekonomi Menuju Kemandirian Desa” itu, Ganjar memimpin seribuan mahasiswa untuk berdoa bersama.

“Hari-hari terakhir ini Magelang sedang jadi sorotan. Ramai berita orang-orang ingin berkumpul di Borobudur untuk menyampaikan solidaritas pada Rohingya,” kata Ganjar.

Ganjar tidak berkata apakah setuju atau tidak dengan rencana “pengepungan” Candi Borobudur. Ia langsung mengajak audience termasuk rektor dan dosen berdoa. 

“Berkaitan itu saya ingin mengajak kita semua berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing. Agar tidak terjadi konflik lebih besar dan masyarakat tetangga kita Rohingya, tidak terjadi pembantaian yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Setelah menundukkan kepala satu menit, Ganjar baru memulai materinya tentang potensi desa. Ia mengemukakan tentang pembentukan 100 rintisan desa berdikari di Jateng dalam dua tahun awal masa pemerintahannya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menetapkan siaga I, terhadap rencana aksi solidaritas Rohingya di Candi Borobudur. Siaga 1 ditetapkan mulai Kamis (7/8/2017) besok hingga Sabtu (9/9/2017).

Dengan status tersebut, Borobudur sebagai salah objek vital akan mendapat pengamanan ketat dan disterilkan mulai dari ring satu, dan di ring dua hingga ring tiga dilakukan penyekatan. Meski demikian, pihaknya tetap akan mengupayakan agar Borobudur tetap dibuka untuk wisatawan. “Kami akan koordinasikan dengan pengelola dulu,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya tak akan memberikan izin kepada ormas yang akan menggelar aksi demontrasi di kawasan candi terbesar di Jawa tersebut.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →