Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Begini Detik-detik Bus Peziarah Asal Purwodadi Terjun ke Jurang di Tergo Kudus



Reporter:    /  @ 19:35:56  /  4 September 2017

    Print       Email

Para korban selamat kecelakaan bus yang terjun ke jurang sedalam empat meter merasa tak percaya saat melihat bangkai bus, Senin (4/9/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Bus peziarah asal Purwodadi bernopol K 1103 HA yang terjun ke jurang sedalam empat meter, membuat puluhan penumpang shock. Bahkan, beberapa sulit bicara lantaran masih trauma.

Selain itu, para penumpang juga mengalami luka yang bervariatif, mulai luka ringan hingga sampai dilarikan ke rumah sakit.

Muhammad Rozikan (52), seorang peziarah mengungkapkan, kejadian terjadi saat bus sedang turun dalam tikungan. Saat itu, sopir bus sudah tak bisa mengendalikan lantaran ban pada sisi kanan sudah keluar ke median jalan. Setelah itu, sesampainya di tikungan langsung terguling.

Baca Juga: Bus Rombongan Peziarah Asal Purwodadi Terjun ke Jurang di Tergo Kudus

“Kami di dalam berteriak karena kaget. Kami juga seperti di kocok lantaran bus beberapa kali terguling sebelum akhirnya berhenti dengan kondisi terbaik,” katanya kepada MuriaNewsCom

Dia menjelaskan, saat itu, ia sedang duduk di bagian belakang. Ketika bangun posisi berubah di bagian tengah. Namun dia bersyukur lantaran masih selamat dan hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan kanan dan kaki kiri bagian bawah saja.

Baca Juga: Ini Nama-nama Korban Bus Peziarah yang Terjun ke Jurang di Tergo Kudus

Menurut dia, selain penumpang yang luka ringan, beberapa harus dibawa ke rumah sakit oleh petugas. Mereka yang dibawa ke rumah sakit, dikabarkan patah tulang pada bagian tangan.

Ia menambahkan, bus tersebut, rencananya mau ziarah ke Makam Mbah Muttamaqin Pati setelah dari Sunan Muria. Makam syuhadak tersebut menjadi tujuan terakhir sebelum akhirnya pulang kembali ke kampung halaman di Desa Sumberjosari, Kecamatan Karang Rayung. 

“Dengan adanya kejadian ini, maka kami tak jadi ke Pati dan langsung pulang. Saat ini masih menunggu bus jemputan,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemerintah Desa Tlogitirto Grobogan Masukkan Program Droping Air Lewat APBDes

Selengkapnya →