Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Ini Nama-nama Korban Bus Peziarah yang Terjun ke Jurang di Tergo Kudus



Reporter:    /  @ 18:02:02  /  4 September 2017

    Print       Email

Para korban bus peziarah yang terjun ke jurang masih syok, Senin (4/9/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kecelakaan bus peziarah asal Purwodadi yang terjun ke jurang di Desa Tergo, Kecamatan Dawe memang tak ada korban jiwa. Hanya saja, ada tiga peziarah yang harus menjalani perawatan karena luka yang diderita.

Ketiga peziarah tersebut adalah Ibu Murgi (35), warga Desa Mendeng RT 3/RW 10 , Kecamatan Karang Rayung, Kabupaten Grobogan, Ibu Rumini (50), warga Desa Mendeng, Kecamatan Karang Rayung, Kabupaten Grobogan, dan Kirman (45) yang juga berasal dari Desa Mendeng, Kecamatan Karang Rayung, Kabupaten Grobogan.

Kapolsek Dawe AKP Suharyanto mengatakan, dari ketiga korban tersebut, Ibu Murgi mengalami luka paling parah. Yakni mengalami pada lengan kanan. Sedangkan untuk Ibu Rumini mengalami luka di kepala.

Baca Juga: Bus Rombongan Peziarah Asal Purwodadi Terjun ke Jurang di Tergo Kudus

”Tadi untuk Bu Rumini mengalami lecet di wajah. Tapi ia dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan,” katanya.

Sementara, untuk Kirman juga mengalami luka pada tangan. Hanya saja, pihaknya tidak tahu persis seberapa parah lukanya. Saat ini ketiganya sedang menjalani perawatan untuk memastikan luka.

Di sisi lain, dari informasi di lapangan, kecelakaan bus bernopol K 1103 HA tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kala itu, bus berpenumpang 30 orang tersebut baru saja melakukan ziarah di makam Sunan Muria.

Karena dirasa cukup, mereka melanjutkan perjalanan. Nahas sesampainya di tikungan leter S di Desa Tergo, rem bus yang dikemudikan Moh Sabar bin darpin (28) warga Desa Tunggu RT 2/ RW 2, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan mengalami rem blong. Akibatnya, bus masuk jurang sedalam empat meter.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Seorang Petani di Grobogan Tewas Mendadak saat Panen Bawang Merah

Selengkapnya →