Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Pemuda Boyolali Ini Nekat Bawa Kabur Uang Kurban Sebesar Rp 1 Miliar, Begini Nasibnya Sekarang



   /  @ 17:09:56  /  4 September 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Solo – WDP (25), warga Kampung Turi, Kelurahan Cemani, Grogol, Solo, ini terbilang nekat. Ia berani menipu puluhan warga dan membawa kabur uang pesanan untuk membeli hewan kurban.

Tak tanggung-tanggung, uang yang dibawa kabur mencapai Rp 1 miliar. Namun petualangannya di dunia tipu-tipu tak berlangsung lama, ia telah dicokok polisi dan dijebloskan ke sel tahanan.

Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo, Senin (4/9/2017) mengatakan, pihaknya bergerak setelah mendapatkan laporan warga. Ia menyebut sementara ada 32 korban yang berhasil dikelaubi pelaku.

Pelaku dibekuk depan Pasar Ampel, Boyolali, Minggu (3/9/2017). Saat dibekuk, pelaku tak berkutik dan digelandang untuk mencari barang bukti. “Kerugian dari para korban ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Kasusnya terus kami kembangkan,” katanya.

Modus yang digunakan yakni, pelaku menerima pesanan dan uang pembelian hewan kurban sapi dari warga atau kelompok petani. Namun hewan kurban itu tak pernah dikirimkan kepada para korbannya. Justru hewan tersebut dijual kembali dengan harga yang lebih murah kepada pembeli lain.

”Pengakuannya (pelaku), uang hasil menjual hewan kurban itu digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara tersangka mengaku ada tiga kelompok yang menjaid korban penipuan tersebut. Yakni petani asal Wonogiri, investor dan warga masyarakat yang membeli hewan ternak untuk kurban.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa ditipu kasus hewan kurban ini untuk segera melapor ke Polresta Surakarta.

Sementara dari hasil penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya uang tunai sebesar Rp 217 juta, dan buku tabungan BCA. Polisi juga mengamankan nota jual beli sapi dan dua buah HP.

Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi telah menetapkannya sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 372/ 378 KUHP, tentang Penipuan. Dengan jeratan pasal ini, tersangka terancam hukuman enam tahun penjara.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Catatan yang Muncul dalam Evaluasi Penggunaan ADD 2017 di Grobogan

Selengkapnya →