Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Kandang Banteng PDIP Batang Disegel Kadernya Sendiri



   /  @ 16:16:56  /  4 September 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Batang – Ratusn kader PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Senin (4/9/2017) siang menyegel kantor DPC PDIP. Penyegelean dilakukan karena kader merasa tak puas dengan kepemipinan Lafran Panca Putranto dalam memimpin partai.

Massa juga mendesak Lafran mundur dari jabatannya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Batang. Ratusan kader PDIP itu menyegel ”kandang banteng” dengan poster.

Mereka juga membentangkan beberapa poster bertuliskan, seperti “Kami Butuh Pimpinan Yang Jenius Bukan Yang Tidak Becus”, “Demi NKRI, Mr. Lafran Harus Rela Mengundurkan Diri Dari Ketua DPC PDIP, “Kalau Tidak Mampu PDIP Hebat Mendingan Turun Bae”.

Hanifan, koordinator aksi mengatakan, aksi ini diikuti sebagian besar pimpinan anak cabang (PAC) PDIP Batang. Menurutnya, kegiatan ini adalah gerakan moral untuk meminta pertanggungjawaban pengurus DPC PDIP Batang.

Pihaknya mendesak DPD PDIP Jateng dan DPP untuk memecat Lafran karena dinilai tak becus mengurus partai. Karena hingga kini perkembangan partai bahkan terpuruk setelah dipimpin Lafran.

“PDI Perjuangan sudah dua kali mengalami kekalahan dalam pilkada dan jumlah anggota legislatif yang terus turun, yaitu yang semula berjumlah 17 anggota menjadi 10 anggota. Oleh karena itu, kami memberikan mosi tidak percaya terhadap Lafran yang tidak serius mempimpin DPC PDIP Batang,” katanya.

Ia mengatakan para kader partai akan terus mendesak kepada pengurus DPP dan DPD PDIP Jateng mempertimbangkan kembali atau mengganti Lafran Panca Putranto dari posisinya sebagai Ketua DPC PDI Batang.

“Kami akan patuh terhadap keputusan pengurus DPP dan DPD PDI Perjuangan. Hanya saja, kami berharap mereka mengabulkan permohonan kader partai untuk memecat Lafran Panca Putranto,” ujarnya dikutip dari Antarajateng.com.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →