Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Gua Ketinting, Harta Karun Pegunungan Kendeng Pati yang Mulai Dibuka untuk Wisatawan



Reporter:    /  @ 14:28:58  /  4 September 2017

    Print       Email

Sejumlah pengunjung tengah berada di Gua Ketinting dengan sensasi jurang di bagian bawahnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebuah gua yang menjadi harta karun terpendam di Pegunungan Kendeng, Desa Durensawit, Kecamatan Kayen mulai dibuka untuk wisatawan. Gua itu punya keunikan yang tidak dimiliki gua-gua lainnya di Indonesia.

Lokasinya berada di gunung dengan ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari gua, pengunjung bisa melihat hamparan Pati dari atas, sekaligus melihat pegunungan Kendeng lainnya yang berderet indah.

Krisno, penemu gua tersebut memberinya nama “Gua Ketinting.” Kata itu diambil dari nama burung yang dulu kerap bersarang di langit-langit gua.

“Kami sudah buka sebagai destinasi wisata baru. Posisinya sebagai pelengkap dari kawasan wisata Bukit Pandang Ki Santa Mulya. Keduanya berada di gunung yang berbeda karena dipisah jalan, tetapi lokasinya berhadap-hadapan,” ujar dia, Senin (4/9/2017).

Gua Ketinting sangat cocok bagi pengunjung yang suka dengan petualangan. Pasalnya, untuk sampai di lokasi, pengunjung harus berjuang menaiki gunung, menyisir jalan terjal dengan tebing dan jurang di pinggirnya.

Ahmad Sahur (15) merupakan salah satu pengunjung asal Tondomulyo, Jakenan yang pertama kali merasakan sensasi berpetualang menuju gua tersebut. Dia mengaku sangat puas bisa menjelajah dan mengeksplorasi Gua Ketinting.

“Baru kali ini mengunjungi gua yang berada di atas gunung, posisinya di antara tebing dan jurang. Sangat menantang dan bisa memacu adrenalin, karena lokasinya cukup ekstrem,” ungkap Ahmad.

Saat ini, pengelola sebatas menyediakan jalur alami yang sudah terbentuk sehingga pengunjung harus melewati semak belukar. Ke depan, pengelola akan membuat jalur buatan yang lebih aman dan mudah dilalui.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Terpeleset, Penjaga Pintu Bendung Klambu Grobogan Hanyut di Sungai Lusi

Selengkapnya →