MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masih Subuh Mau ke Sawah, Mbah Yatimah Tewas Tersambar KA Mataram di Purworejo

156
Bhabinkamtibmas Polsek Butuh mendatangi lokasi meninggalnya seorang nenek setelah tertabrak KA Mataram Premium, di Purworejo. (Tribrtanews Polda Jateng)

MuriaNewsCom, Purworejo – Nasib nahas menimpa seorang nenek, Yatimah (62), warga Desa Dlangu, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Nenek ini harus meregang nyawa pada pagi buta saat mau pergi ke sawah, setelah tersambar KA Mataram Premium jurusan Pasar Senen-Lempuyangan Yogyakarta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.20 WIB di Desa Dlangu, di KM 474 – 34 antara Stasiun Kutoarjo – Butuh. Diduga Mbah Yatimah tak mengetahui kedatangan kereta darah Jakarta itu saat mau menyeberang rel.

Akibatnya, Mbah Yatimah langsung tersambar kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi, hingga mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala.

Peristiwa ini diketahui dari laporan masinis KA Mataram Premium, yang melapor ke sataisun terdekat. Dari laporan itu, petugas dari dari Banskower (pengecek lintasan kereta api)  Stasiun Kutoarjo, dan petugas Polsuska bersama dengan petugas dari Polsek Butuh, memeriksa lokasi kejadian.

Setelah dicek oleh kedua petugas tersebut, korban ditemukan tewas di pinggir rel dengan luka parah di kepala. Kapolsek Butuh, AKP Sutrisno mengungkapkan polisi dan tim medis mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek korban. Yatimah sendiri diketahui hendak pergi ke sawah sebelum akhirnya tertabrak kereta api.

“Korban diduga hendak ke sawah namun tertabrak kereta dan meninggal di lokasi kejadian,” katanya.

Petugas polisi pun kemudian membawa korban ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo. Sutrisno mengimbau agar warga yang tinggal di sekitar rel tanpa palang pintu. Terutama yang hendak menyeberang harus tetap waspada dan hati-hati demi keselamatan.

“Kecelakaan seperti ini sering terjadi di rel wilayah Kecamatan Butuh. Oleh karena itu warga sekitar harus hati-hati terutma saat menyeberang. Tengok kanan dan kiri. Pastikan tidak ada kereta api yang melintas,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.