Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Dirlantas Polda Jateng Nyatakan Tak Ada Rem Blong saat Bus Indonesia Terguling di Kudus



   /  @ 16:35:05  /  1 September 2017

    Print       Email

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jateng memeriksa bangkai Bus Indonesia yang menewaskan lima orang, Jumat (1/9/2017). (Polres Kudus)

MuriaNewsCom, Kudus –  Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jateng melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas antara Bus Indonesia Nopol L 7519 UV dengan 7 sepeda motor dan 3 mobil.

Tim dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, AKBP Kristanto Yoga Darmawan didampingi Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto, Jumat (1/9) siang. Dalam olah TKP, tim melakukan rekam jejak pra dan pasca kejadian dengan memakai metode TAA.

Baca Juga: Ini Kronologi Bus PO Indonesia Guling di Kudus

Dirlantas mengatakan hasil olah TKP dapat diumunkan dalam dua hari ke depan. Namun dari hasil sementara didapati bahwa bus tersebut kondisi rem dan sebagainya masih layak.

“Pengakuan sopir rem blong itu tidak benar karena setelah diuji coba oleh tim ternyata masih baik,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya masih akan mempelajari semua bukti-bukti yang didapat termasuk keterangan sopir dan kernetnya, maupun hasil tes urine terhadap sopir.

“Satlantas Kudus tadi malam telah melakukan tes urine untuk mengetahui kondisi pengemudinya apakah dalam pengaruh alkohol, obat atau tidak,” ungkap Dirlantas.

Baca Juga: Ini Daftar Sementara Korban Kecelakaan Bus Indonesia di Kudus

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto menjelaskan jika kejadian laka lantas yang terjadi di Simpang Tanjung karena sopir yang diketahui bernama Ikhwan Mukminin Bin Margono (46) warga Desa Tireman RT 01/RW 02, Kecamatan/Kabupaten Rembang ugal-ugalan dengan memacu kendaraan cukup tinggi.

Akibatnya, saat berada di traffic light, bus tidak terkendali yang kemudian oleng dan menabrak 10 kendaraan yang berada di trafic light dari arah selatan atau dari jalur Kudus- Purwodadi yang sedang berhenti menunggu lampu menyala hijau.

Baca Juga: Selain Over Kapasitas, Sopir Bus Indonesia yang Terguling di Kudus Juga Ugal-ugalan

“Kondisi bus over kapasitas penumpang karena mengangkut 90 orang namun sudah turun disimpang Ngembal Kudus sebanyak 20 orang, pada saat kejadian masih mengangkut 70 penumpang,” ujarnya.

Ditambahkan untuk korban yang meninggal bertambah 1 orang atas nama Kartini warga Undaan Kudus sehingga total menjadi 5 orang, sedangkan yang luka-luka dan dirawat di RS Mardi Rahayu dan RS dr. Loekmono Hadi Kudus masih 15 orang.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

BERITA PILIHAN SEPEKAN : Mobilio Tergilas Kontainer sampai Polisi Nyamar Hanya Demi Tangkap Penghina Presiden dan Agama

Selengkapnya →