Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Wow…Ternyata Bibit Waluyo Masih Diharapkan jadi Gubernur Jateng



   /  @ 12:31:31  /  31 Agustus 2017

    Print       Email

Mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo menunjukkan piala penghargaan saat masih menjabat sebagai gubernur. (dokumen)

MuriaNewsCom, Semarang – Data cukup mengejutkan muncul dari survei yang digelar PDI Perjuangan terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018.

Nama mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo masuk dalam hasil survei dan mendapatkan hasil tertinggi kedua setelah gubernur petahana Ganjar Pranowo.

Meskipun selisih elektabilitas antara Ganjar dengan Bibit Waluyo cukup lebar. Namun ini membuktikan jika ada warga Jateng yang masih menginginkan Bibit Waluyo kembali memimpin provinsi ini sebagai gubernur.

Tingkat elektabilitas tertinggi berdasar survei PDIP yakni Ganjar Pranowo sebesar 46,1 persen. Urutan kedua yakni Bibit Waluyo dengan angka hanya 7 persen.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto menyebut, meski petahana masih menduduki posisi elektabilitas paling tinggi, tidak menutup kemungkinan calon lain bisa menyalip. Semua tergantung pergerakan mereka di lapangan untuk mengejar elektabilitas.

“Dulu Bibit Waluyo (pada Pilgub Jateng 2013) elektabilitasnya 62 persen saat Ganjar hanya satu digit. Semua bisa dilompati tergantung pergerakan di lapangan,” katanya.

Ia pun mempersilahkan seluruh bakal calon yang mendaftar di PDIP untuk berlomba-lomba meningkatkan elektabilitas. Terlebih masih ada cukup waktu untuk mengenalkan diri kepada masyarakat Jateng.

“Silakan meningkatkan elektabilitasnya. Semuanya masih satu digit (di bawah 10%). Tertinggi ke-dua Bibit Waluyo, itu pun cuma 7 persen,” ujarnya.

Lelaki yang akrab disapa Bambang Pacul tersebut mengaku masih membuka kran komunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi.

Baca : Hanya 5 Orang Nyalon Gubernur Lewat PDIP, Takut Sama Ganjar?

Hanya saja, jika parpol lain meminta posisi calon wakil, maka komunikasi harus dialamatkan ke DPP PDIP. Karena menurutnya, seluruh keputusan soal pilgub menjadi kewenangan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

”Kalau hanya dengan DPD tidak akan membuahkan hasil. Terlebih, rekomendasi yang biasa turun dari PDIP sepaket gubernur serta wakilnya,” terangnya.

Survei tentang elektabilitas ini nantinya yang akan menjadi salah satu dasar DPP PDIP untuk menentukan siapa pasangan yang bakal diusung.

Sementara itu, meski masuk dalam survei PDIP, namun hingga kini belum ada kabar kepastian Bibit Waluyo akan kembali mencalonkan diri.

Pada Pilgub Jateng 2013 lalu, Bibit Waluyo yang berpasangan dengan Sudijono Sastroatmodjo (mantan rektor Unnes) kalah telak oleh pasngan Ganjar-Heru Sudjatmoko dengan perolehan 48,82 persen.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Brebes Berguru Prosedur Pinjaman dari Pihak Ketiga ke Grobogan

Selengkapnya →