Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Underpass Mulai Dibuka, Jatingaleh Semarang Tak Lagi Macet



   /  @ 09:26:40  /  29 Agustus 2017

    Print       Email

Underpass Jatingaleh yang sudah mulai dioperasikan mampu mengurai kemacetan. (Foto : Dokumen)

MuriaNewsCom, Semarang – Sejak 25 Agustus 2017 lalu, Underpass Jatingaleh, Kota Semarang, mulai difungsikan. Kemacetan yang terjadi di jalur tersebut saat ini sudah mulai berkurang,

Pemerintah Kota Semarang dalam pekan ini akan melengkapi jalur underpass dengan rambu-rambu lalu-lintas. “Sejauh ini, jalur Jatingaleh memang sudah mulai lancar. Tetapi, masih butuh penyempurnaan agar sesuai dengan ekspektasi masyarakat,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Ia menyatakan, Dishub telah diperintahkan untuk memasang rambu-rambu agar masyarakat yang melintas tak bingung.

Proyek “Underpass” Jatingaleh dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di simpul kepadatan arus lalu lintas yang merupakan program dari pemerintah pusat.

Setelah sekian lama proses pengerjaan dan sempat pula molor, akhirnya 25 Agustus lalu “Underpass” Jatingaleh resmi difungsikan dan bisa dilalui oleh pengguna jalan dari dua arah.

Bagi pengendara kendaraan bermotor yang akan memutar atau menyeberang bisa melewati jalur bawah “underpass” yang terdapat di dua titik, yakni tanjakan Gombel dan persimpangan Kesatrian.

Sedangkan bagi pejalan kaki juga telah disediakan tempat penyeberangan khusus yang berada di bawah kedua underpass tersebut sehingga diharapkan rekayasa lalu lintas itu bisa mengantisipasi kemacetan.

“Ya, harapan kami jalur Jatingaleh itu bisa disempurnakan dengan rambu biar tidak membuat bingung. Kalau masyarakat pengguna jalannya bingung kan berpotensi menghambat arus lalu lintas,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Kepala Dishub Kota Semarang Muhammad Khadik memastikan dalam pekan ini rambu-rambu lalu lintas sudah terpasang untuk menyempurnakan fungsi “Underpass” Jatingaleh, Semarang.

Setidaknya ada 45 titik pemasangan rambu lalu lintas di jalur Jatingaleh, termasuk rambu larangan berbelok dan berputar arah karena sudah disediakan jalur khusus.

“Kalau rambu-rambu lalu lintas sudah terpasang tentunya akan semakin optimal peran `underpass` ini,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →