Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Kurang Perawatan, Rumput di Lapangan Alun-alun Purwodadi Terancam Mati



Reporter:    /  @ 15:49:47  /  22 Agustus 2017

    Print       Email

Kondisi rumput di lapangan alun-alun Purwodadi terlihat menguning dan terancam mati akibat kurangnya perawatan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sorotan terhadap proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi yang menelan dana Rp 10,3 miliar kembali muncul. Kali ini yang menjadi sorotan adalah rumput yang ada di lapangan Alun-alun.

Saat ini kondiri rumput sebagian besar mengering dan hanya di beberapa titik saja yang terlihat masih menghijau. Kondisi rumput yang terancam mati itu diduga akibat kurangnya perawatan.

Informasi yang didapat menyebutkan, di dalam lapangan sebenarnya sudah terpasang alat sprinkler yang berfungsi untuk menyiram rumput secara otomatis. Namun, sejak proyek ini selesai akhir tahun 2016, springkler tersebut jarang terlihat menyentorkan air.

Dari pengecekan di lokasi, memang terdapat beberapa alat springkler. Namun melihat sepintas, alat ini tampak jarang difungsikan. Sebab, sebagian tertutup tanah dan rumput.

Wakil Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo menyatakan, sejak awal, pelaksanaan mega proyek itu memang sudah sering mendapat sorotan. Sebab, pelaksanaannya dinilai kurang profesional.

Termasuk juga masalah rumput yang ditanam di lapangan. Informasi yang sempat diterima, rumput yang ditanam itu jenisnya campuran. Akibatnya, tidak lama setelah proyek selesai, sempat tumbuh banyak rumput liar di dalam lapangan.

“Perawatan rumputnya saya lihat juga tidak maksimal. Hal itu bisa dilihat dengan kondisi rumput saat ini yang menguning meski masih terkena hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Nugroho Agus Prastowo menyatakan, saat ini pihaknya masih melakukan inventarisir lapangan untuk menemukan apa saja yang perlu dibenahi. Hal itu diperlukan karena hasil proyek itu baru saja diserahkan pada DLH dari dinas sebelumnya yang menangani pekerjaan revitalisasi tersebut.

“Penyerahan alun-alun untuk ditangani DLH baru saja dilakukan. Jadi, kami perlu inventarisir dulu kondisi di lapangan,” katanya. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Presiden Jokowi Bakal Hadiri MQK ke-VI di Ponpes Balekambang Jepara

Selengkapnya →