Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Petani Jepara Takut Tanaman Padi Mati Tercemar Air Sungai Karangrandu



Reporter:    /  @ 16:01:03  /  12 Agustus 2017

    Print       Email

Kerbau milik petani di Karangrandu sedang berkubang di Sungai Gede. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Menghitamnya sungai Gede Karangrandu membuat petani di desa tersebut khawatir. Mereka takut hal itu memengaruhi kehidupan tanaman padi yang baru mereka semai. 

Mariyatun (60) satu di antaranya. Ia mengaku memiliki tiga bahu (0,74 hektare) sawah yang baru ia tanami padi. Baru sepuluh hari ditanam, air yang mengaliri persawahannya mengitam. 

“Nanti kalau mati bagaimana, wong air kok bisa sampai menghitam. Dulu tidak pernah sampai seperti ini,” ujarnya Jumat sore. 

Disamping itu, ia juga mengeluhkan bau busuk yang menyertai menghitamnya air sungai. 

Baca Juga : Air Sumur Ikut Tercemar, Pemkab Jepara Didesak Segera Atasi Sungai Karangrandu

Sementara itu Marsuni (80) mengatakan heran akan fenomena yang terjadi di kampungnya itu. Sepanjang pengetahuannya, ia belum pernah melihat Sungai Gede Karangrandu begitu menghitam.

“Kalau dulu itu hitamnya wajar, mungkin karena tanah liat yang ada didasar terurai. Namun kali ini kok begitu hitam. Apa penyebabnya sampai seperti ini, saya tidak tahu,” terang pribumi Karangrandu itu. 

Perlu diketahui, dipakai untuk pengairan, air sungai Karangrandu juga digunakan peternak kerbau untuk memandikan peliharaan

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Dukungan Pusat dan Pemprov untuk Tuntaskan Perbaikan Gedung SD Rusak

Selengkapnya →