Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Didatangi Anggota DPRD Jateng, Pembongkaran Bangunan di Sempadan Grobogan  Ditunda



Reporter:    /  @ 18:37:37  /  10 Agustus 2017

    Print       Email

Sejumlah pihak terkait terlibat diskusi penundaan pembongkaran bangunan illegal di Balai PSDS Jragung Tuntang, Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Grobogan, Kamis (10/8/2017).

MuriaNewsCom, Grobogan – Pembongkaran bangunan illegal yang berdiri di sempadan daerah irigasi Glapan, Kecamatan Gubug akhirnya tertunda. Hal ini seiring datangnya anggota komisi B DPRD Jateng Romly Mubarok ke lokasi penggusuran bangunan di Desa Kemiri, Kamis (10/8/2017).

Menurut Romly, dia tergerak turun ke lapangan setelah sebelumnya mendapat aduan dari warga. Wakil Rakyat dari PKB ini merasa tergerak karena kebetulan berasal dari Dapil Grobogan dan sekitarnya.

“Saya berharap pembongkaran ini juga mempertimbangkan aspek sosial. Perlu ada pendekatan-pendekatan,” ungkap Romly, usai melangsungkan pertemuan di Balai PSDA Jragung Tuntang di Desa Kemiri, Kecamatan Gubug.

Pertemuan dan diskusi itu dihadiri sejumlah pihak. Antara lain dari Balai PSDA Bodri Kuto, BBWS Pemali Juana, dan jajaran Muspika Gubug.

Dalam diskusi terkait penundaan penggusuran ini sempat diwarnai ketegangan. Sebabnya, ada warga yang ikut mengingatkan supaya pembongkaran tetap dijalankan. Soalnya, ratusan bangunan lain telah diratakan.

Akhirnya, diskusi mencapai kesepakatan. Yakni, pembongkaran dilaksanakan 20 hari lagi pada beberapa rumah warga tersebut.

“Kami akan menghormati kesepakatan yang telah dicapai dan tidak ada kompensasi pada pemilik bangunan. Jadi, hal ini hanya soal penundaan saja dan pembongkaran akan tetap dilanjutkan,” kata staf Balai PSDA Bodri Kuto Saripudin.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Soal Rekrutmen Perangkat Desa di Pati, Nimerodi Gulo : Siapa Bayar Besar Dapat Bocoran Soal

Selengkapnya →