Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Hamil, Calhaj Asal Lasem Gagal Berangkat



Reporter:    /  @ 17:35:58  /  29 Juli 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Rembang – Dari 794 calon haji, satu orang calon jemah haji (Calhaj) asal Kabupaten Rembang gagal berangkat ke Tanah Suci tahun 2017 ini. Calhaj tersebut bernama Umma Farida, warga RT 13 RW 8 Desa Jolotundo, Kecamatan Lasem, Rembang.

Kasi Haji dan Umrah pada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang Salehudin mengatakan, Umma Farida gagal berangkat pergi berhaji lantaran sedang hamil usia enam pekan. Hal itu diketahui oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang belum lama ini, saat yang bersangkutan menjalani tahapan suntik meningitis.

“Saat itu, ada laporan dari Dinas Kesehatan bahwa pihak Kemenag harus mengundurkan satu orang calon jemaah karena hamil usia enam minggu. Informasinya itu dari Dinkes saat yang bersangkutan saat suntik meningitis belum lama ini,” ungkap Salehudin.

Rencananya, calhaj yang gagal berangkat tahun ini akan dialihkan pada pemberangkatan tahun depan. Itupun jika calhaj tersebut sudah dalam kondisi yang memungkinkan untuk berangkat.

“Kalau tahun depan yang bersangkutan sudah siap berangkat, akan kami ikutkan pada periode pemberangkatan tahun depan. Seandainya hamil lagi, nanti akan diundur lagi,” imbuhnya.

Selain Umma, juga terdapat calon jemaah haji asal Sedan yang nyaris gagal berangkat. Yang bersangkutan mengalami insiden yang menyebabkan kakinya patah sehingga mengharuskan menggunakan kursi roda.

“Setelah kami konsultasi dengan pihak Dinkes, calhaj tersebut ternyata masih bisa ikut berangkat tahun ini dengan menggunakan kursi roda. Konsekuensinya harus ikut mengajak suaminya agar bisa mendampingi selama beribadah haji,” ujarnya.

Total calon jemah haji asal Kabupaten Rembang pada tahun 2017 ini berjumlah 794 jamaah. Berkurang satu orang menjadi 793 jamaah. Dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 40, kloter 92 dan kloter 93.

Kloter 40 rencananya akan diberangkatkan dari Rembang pada tanggal 8 Agustus 2017 mendatang. Sedangkan kloter 92 dan 93 akan berangkat di hari yang sama, selisih tiga jam, pada tanggal 24 Agustus 2017.

“Seluruh persiapan sudah kami laksanakan, rencananya pada hari Senin besok kami akan kirim surat kepada seluruh calon jamaah haji untuk pemberitahuan tanggal pemberangkatan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →