Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Sedekah Bumi, Warga Tanjungrejo Pati Arak Jolen Berharap Harga Ketela Membaik



Reporter:    /  @ 17:33:11  /  29 Juli 2017

    Print       Email

Warga Tanjungrejo, Margoyoso, Pati mengarak hasil bumi dalam peringatan sedekah bumi, Sabtu (29/7/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati menggelar sedekah bumi dengan mengarak hasil bumi, Sabtu (29/7/2017). Hasil bumi itu yang disebut dengan jolen.

Penduduk setempat yakin, jolen membawa berkah bagi pertanian. Karena itu, tak sedikit dari mereka yang berebut jolen seusai diarak keliling kampung.

Warga setempat, Budi Hantomo menuturkan, sedekah bumi di desanya menjadi wujud syukur kepada Tuhan dari hasil bumi yang menjadi mata pencaharian sehari-hari. Kendati hasil bumi tahun ini dianggap gagal, tetapi penduduk tetap mengadakan sedekah bumi.

“Warga sekitar banyak yang bekerja sebagai kuli mikul, kuli giling, mengupas ketela, beternak sapi hingga petani ketela. Komoditas ketela makin terpuruk. Kami berharap, sedekah bumi ini akan membawa perubahan yang lebih baik untuk komoditas ketela,” ucap Budi.

Menurutnya, orang Jawa masih bisa bersyukur atas segala berkah yang diberikan Tuhan. Kendati hasil bumi menurun karena harga ketela anjlok, mereka tetap merayakan sedekah bumi.

Padahal, ketela disebut sebagai komoditas terbesar di desanya. Bahkan, hamparan tanah milik penduduk bukanlah sawah, tetapi perkebunan ketela. Hal itu yang membuat warga cukup prihatian dan berharap “jolen” bisa membuat harga ketela membaik.

“Jolen itu berisi hasil bumi penduduk yang sudah didoakan tetua desa. Kami yakin jolen bisa membawa berkah. Semoga komoditas ketela kembali membaik agar petani tidak merugi,” harapnya.

Selain arak-arakan, warga juga memperingati sedekah bumi dengan karnaval dan pagelaran wayang. Tradisi itu diperingati setiap setahun sekali pada bulan Apit dalam penanggalan Jawa.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →