Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Anggota DPRD Jateng Kaget Lihat Kondisi Jalan Hancur di Grobogan



Reporter:    /  @ 17:18:12  /  29 Juli 2017

    Print       Email

Anggota Komisi D DPRD Jateng mengadakan pertemuan dengan Kepala DPUPR Grobogan Subiyono dan para kepala bidang saat melangsungkan kunjungan kerja ke Grobogan, Sabtu (29/7/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Anggota Komisi D DPRD Jateng melakukan kunjungan kerja ke Grobogan, Sabtu (29/7/2017). Begitu sampai di Grobogan, rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso langsung singgah di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) di jalan Gajah Mada, depan terminal Induk Purwodadi.

Wakil rakyat sebanyak enam orang itu diterima Kepala DPUPR Grobogan Subiyono dan para kepala bidang di ruang rapat. Dalam kesempatan itu, Subiyono sempat memaparkan tentang kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di wilayahnya.

Menurut Subiyono, jalan dengan status milik kabupaten panjang keseluruhan ada 890 km. Dari angka ini, jalan yang kondisinya baik baru 48 persen atau sekitar 400 km.

Pada tahun ini, sudah dialokasikan dana sebesar Rp 392 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 141 km yang terbagi dalam 236 paket pekerjaan. Dana tersebut, sebesar Rp 200 miliar didapat dari pinjaman daerah melalui Bank Jateng.

Dengan alokasi dana sebanyak itu ditargetkan bisa mengurangi ruas jalan rusak sekitar 15,5 persen atau sepanjang 141 km. Sisanya akan diperbaiki bertahap pada tahun anggaran berikutnya dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia.

“Kondisi jalan kabupaten di Grobogan sangat panjang. Sebagai gambaran, panjang jalan ini jaraknya dari Purwodadi sampai Jakarta, pulang pergi,” kata mantan Kadinas Pengairan Grobogan itu.

Usai menyampaikan paparan singkat, Subiyono sempat menayangkan slide foto perbaikan jalan yang dilakukan saat ini. Kemudian, ada pula foto mengenai jalan longsor dan kondisi jalan kabupaten yang belum sempat tersentuh perbaikan.

Saat melihat foto-foto ini, wakil rakyat dari Jateng itu sempat kaget. Bahkan, ada yang sampai tidak percaya jika kondisi jalan dengan tekstur tanah itu milik kabupaten.

“Waduh, kondisi jalannya sangat memprihatinkan. Saya piker itu jalan milik desa. Ternyata masih ada jalan milik kabupaten yang kondisinya seperti itu,” cetus Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso.

Terkait dengan kondisi tersebut, Hadi menyatakan, pihaknya akan berupaya untuk membantu Pemkab Grobogan untuk menuntaskan perbaikan jalan dan penanganan bencana. Yakni, dengan meminta pihak Pemprov Jateng untuk memprioritaskan bantuan perbaikan jalan atau jalan longsor yang ada.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →