Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ratusan Anak Nikah di Grobogan Setiap Tahun



Reporter:    /  @ 11:16:27  /  28 Juli 2017

    Print       Email

Berbagai komponen masyarakat mengikuti acara Advokasi Pencegahan Pernikahan Usia Anak yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Kamis (27/7/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Masih banyaknya kasus pernikahan usia anak di wilayahnya membuat prihatin Bupati Grobogan Sri Sumarni. Hal itu diungkapkan saat membuka acara Advokasi Pencegahan Pernikahan Usia Anak yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Kamis (27/7/2017).

“Tiap tahun, masih ada ratusan pernikahan dalam usia anak. Hal ini cukup memperihatinkan dan harus kita atasi bersama-sama,” tegasnya.

Sejumlah pihak ikut diundang dalam acara yang diselenggarakan BP3AKB Grobogan tersebut. Seperti dari tokoh masyarakat, ormas, pelajar SMP dan SMA, dan forum anak.

Menurut Sri Sumarni, orang tua mempunyai peran penting dalam mencegah terjadinya pernikahan usia anak. Sebab, pengawasan dan pola asuh merupakan tanggung jawab dari orang tua. Di samping itu, pemahaman norma agama yang lebih juga perlu diberikan pada anak.

”Banyak orang tua yang beranggapan anak segera dinikahkan agar meringankan beban perekonomian keluarga. Bahkan, banyak yang terpengaruh budaya menghindari stigma anaknya menjadi perawan tua. Pemikiran ini harus diubah,” katanya.

Pernikahan usia anak di sisi lain juga memberikan dampak tersendiri. Seperti rentan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), terputusnya akses pendidikan Rata-rata mereka yang melakukan pernikahan dalam usia anak tidak melanjutkan sekolah setelah menikah.

Pentingnya menekan perkawinan dini ini karena rentan terhadap kematian ibu dan bayi saat persalinan. Selain itu, pernikahan usia anak bisa memicu perkembangan dan psikologi anaknya ketika dewasa. 

 

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →