MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelamar Kerja Lulusan SD Warnai Persaingan Bursa Kerja dengan Sarjana

394
Pelamar kerja memenuhi stan salah satu perusahaan di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para pencari kerja yang datang di acara job fair atau pameran bursa kerja ternyata tidak hanya dibikin bingung dengan banyaknya lowongan kerja (loker). Tetapi, ada sejumlah pencari kerja yang bingung dengan ijazah yang dimiliki. Sebab, bekal mereka hanya berupa ijazah SD.

“Saya memang hanya lulus SD saja. Karena kondisi ekonomi saya tidak bisa melanjutkan sekolah yang lebih tinggi. Setelah lulus, saya kerja serabutan,” ujar Sukirman, warga Kecamatan Wirosari yang ditemui MuriaNewsCom di lokasi job fair, Rabu (26/7/2017).

Pemuda 18 tahun itu menyatakan, kedatanganya ke lokasi job fair memang untuk mencari loker. Namun, dari informasi yang didapat, tidak ada loker yang membuka kesempatan bagi lulusan SD.

“Saya lihat dari tadi, persyaratan ijazah minimal SMA. Ini, saya masih cari-cari barangkali ada perusahaan yang mau menampung lulusan SD. Jadi pesuruh atau tenaga kebersihan gak papa,” katanya.

Kepala Disnakertrans Grobogan Nurwanto menyatakan, sampai saat ini memang masih ada pencari kerja lulusan SD. Data tahun 2016, ada 10.795 pencari kerja yang terdaftar di kantornya.

Dari jumlah itu, sebanyak 62 persennya adalah lulusan SMA, 24 persen lulusan SMP, dan 5 persen lulusan SD. Sisanya adalah sarjana. Dari pencari kerja tersebut, baru sebanyak 6.786 orang yang tertampung atau mendapat pekerjaan.

“Memang, masih ada lulusan SD yang terdaftar jadi pencari kerja. Tahun lalu, jumlahnya ada 500-an orang,” katanya.

Ditambahkan, tidak tertampungnya semua pencari kerja disebabkan beberapa faktor. Antara lain, jenis ketrampilan pencari kerja tidak sesuai dengan jenis keterampilan yang dipersyaratkan pengguna atau perusahaan. Kemudian, jenis pekerjaan yang ditawarkan di sisi lain juga kurang diminati pencari kerja.

 

Editor : Akrom Hazami

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.