Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Rumah di Eks Lokalisasi Dorokandang Bakal Dijadikan Homestay



Reporter:    /  @ 16:04:11  /  26 Juli 2017

    Print       Email

Rumah di Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem yang merupakan bekas tempat lokalisasi dan rencananya akan dijadikan homestay. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Lokalisasi yang berada di Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem, Rembang, resmi ditutup, Rabu (26/7/2017). Kemudian terkait keberadaan 15 rumah bekas kamar atau tempat tidur para PSK, rencananya bakal dijadikan penginapan (homestay).

Hal tersebut diutarakan Kepala Desa Dorokandang Suwito kepada MuriaNewsCom.”Penutupan ini seharusnya pada 27 Juni setelah Lebaran. Namun berhubung ada beberapa kendala, maka penutupan itu resmi pada Rabu (26/7/2017). Dan bekas kamar atau rumah tersebut akan kita jadikan penginapan atau juga kos-kosan,” kata Suwito.

Ia menilai, difungsikannya rumah bekas PSK tersebut untuk penginapan atau kos, akan bisa membuat pemilik rumah dapat penghasilan tambahan.

“Saat ini rumah bekas PSK itu ada sebanyak 15 unit. Dan itupun satu unitnya pastinya ada beberapa kamar. Nah jika itu dapat dimanfaatkan untuk penginapan, maka akan bisa memberikan penghasilan. Terlebih belasan rumah itu juga miliknya mucikari tersebut,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kini pihak desa sudah melakukan perbandingan harga di wilayah Lasem.”Kita selaku pemdes juga sudah melihat-lihat harga. Baik di wilayah Babagan atau lainnya. Sebab di wilayah Babagan, itu banyak homestay wisatawan. Dan tentunya harganya akan di bawah homestay yang ada di wilayah Lasem,” paparnya.

Sementara itu saat disinggung mengenai penanganan homestay tersebut, kedepannya pihak desa akan selalu memantau.

“Tentunya kita akan selalu memantau. Supaya rumah bekas PSK yang akan dijadikan homestay itu memang benar-benar dijadikan homestay, indekos dan bisa menambah penghasilan yang manfaat, halal,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk saat ini, sekitar 50 PSK sudah pulang. Dan para mucikari ada yang sudah ikut pengusaha batik, membuat usaha rumahan dan lainnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →