Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

JPU Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan



Reporter:    /  @ 18:41:14  /  25 Juli 2017

    Print       Email

Sidang kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan di Pengadilan Negeri Rembang, beberapa waktu lalu.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak pledoi atau pembelaan Suryono (30) terdakwa kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan yang telah dibacakan beberapa waktu lalu.

Penolakan tersebut disampaikan oleh JPU Wakhid Adrian, dalam sidang lanjutan dengan agenda tanggapan jaksa atas pembelaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Rembang, Selasa (25/7/2017).

Dalam sidang tersebut, Wakhid Adrian membeberkan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan yang dapat menghambat serta menghalangi kerja wartawan.

Sedangkan dalam tuntutannya, jaksa telah menuntut terdakwa dengan hukuman 7 bulan penjara.

Sementara itu, dalam pembacaan tanggapan dari jaksa atas pembelaan terdakwa, ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rembang, Antyo Harri Susetyo menyampaikan, sidang akan dilanjutkan hari Kamis, (27/7/ 2017) mendatang dengan agenda penasehat hukum terdakwa menanggapi pendapat jaksa.

Seperti pemberitaan sebelumnya, pada tanggal 18 Agustus 2016 lalu, terjadi kecelakaan kerja di PLTU Sluke, yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 2 korban lainnya menderita luka bakar cukup parah.

Dari insiden kecelakaan kerja tersebut, korban menjalani perawatan di rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang. Dalam hal ini ada oknum dari PLTU  melarang wartawan meliput kejadian tersebut.Selain itu juga ada sekumpulan massa menyuarakan kata-kata untuk mengeroyok wartawan.

Sedangkan file foto di dalam HP  hasil liputan wartawan Radar Kudus Jawa Pos, Wisnu Aji dihapus. Selain itu, Wartawan Cakra Semarang TV, Sarman Wibowo yang dikejar – kejar masa, keesokan harinya harus masuk ke rumah sakit di Semarang, untuk memeriksakan kondisi penyakit jantungnya. Terkati hal ini  PWI Kabupaten Rembang memilih menempuh jalur hukum, lantaran mengancam kemerdekaan pers.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

2 Perwira Polres Grobogan Berganti Wajah, Ini Sosoknya

Selengkapnya →