Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Diajari Cara Pembuatan Pakan Ternak dari Fermentasi Kulit Ketela, Peternak Desa Lau Kudus Takut



Reporter:    /  @ 23:04:27  /  21 Juli 2017

    Print       Email

mahasiswa KKN asal Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, mengajarkan cara membuat pakan ternak alternatif kepada warga, di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah mahasiswa KKN asal Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, mengajarkan cara membuat pakan ternak alternatif kepada warga, di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus, Jumat (21/7/2017) sore.

Yakni warga diajarkan membuat pakan ternak dari kulit singkong. Sejumlah peternak belum mau menggunakan kulit singkong atau ketela fermentasi untuk pakan ternak. Mereka takut, jika diberi makan dari kulit ketela difermentasi, binatang ternak akan mati.

Seperti diungkapkan Sumini (60). Warga yang memiliki sejumlah ekor kambing mengaku tak pernah memberikan ternaknya kulit ketela. Dia takut, jika sampai diberikan malah kambingnya mati.

“Kulit ketela bisa membuat hewan ternak mati. Jadi saya tidak berani memberikan kulit ketela. Bisa rugi banyak malah,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Meskipun sudah dibekali dengan cara melakukan fermentasi, warga masih takut mempraktikannya. Mereka masih memilih rerumputan. Sebab di kawasan Lau masih banyak didapati rumput.

Selamet (56) peternak lain juga mengatakan hal yang sama. Dia mengaku belum mau menggunakan kulit ketela. Di kalangan masyarakat meyakini jika kulit ketela akan meracuni hewan. “Itu membuat warga takut untuk memberikannya sebagai bahan ternak,” ucapnya.

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Lengkapi Berkas, Nasib 2 Parpol Sebagai Peserta Pemilu Tunggu Keputuasan KPU Pusat

Selengkapnya →