Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pecah Ban, Truk Tronton Tanpa Muatan Terjang Median Jalan di Purwodadi Grobogan



Reporter:    /  @ 15:33:44  /  21 Juli 2017

    Print       Email

Pot bunga di atas pulau jalan di sebelah barat Mapolres Grobogan rusak diterjang truk yang mengalami pecah ban, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kecelakaan tunggal terjadi di jalan Gajah Mada Purwodadi, tepatnya di sebelah barat Mapolres Grobogan, Jumat (21/7/2017). Sebuah truk tronton tanpa muatan mengalami pecah ban depan sebelah kanan saat melintas sekitar pukul 13.15 WIB.

Akibat kejadian ini, sopir truk Agung Prasetyanto (48), warga Gemah Raya, Kota Semarang tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Kemudian, truk warna merah dengan nomor polisi H 1657 TG justru melaju naik ke tengah median jalan dan menabrak pot bunga yang ada di atasnya.

Pot bunga berbentuk persegi panjang itu hancur akibat tertabrak truk. Setelah menghantam pot keempat, kendaraan berhenti dan akhirnya di bisa dikemudikan ke pinggir jalan.

Tidak ada korban dalam musibah tersebut. Sopir truk dan kernetnya tidak mengalami luka sedikitpun tetapi masih terlihat kaget dengan musibah yang dialami.

“Sepanjang perjalanan tadi tidak ada kendala. Setelah masuk kota Purwodadi ban depan sebelah kanan pecah. Untungnya, tidak ada korban,” kata Agung.

Menurutnya, sebelumnya truk tersebut dipakai mengantar spring bed ke Solo. Saat mengalami musibah pecah ban, ia dalam perjalanan pulang menuju Semarang.

Kanit Patroli Satlantas Grobogan Ipda Afandi menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait yang menangani taman jalan untuk menangani kerusakan pot bunga tersebut.

“Bagian pot yang berceceran ke jalan sudah kita bersihkan agar tidak membahayakan pengguna jalan. Dari dinas terkait juga sudah kita kasih tahu kejadian ini,” katanya di lokasi.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →