Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Sumberrejo Resmi jadi Desa Sadar Jaminan Sosial



Reporter:    /  @ 16:45:12  /  20 Juli 2017

    Print       Email

Penandatanganan MoU tentang Jaminan Ketenagakerjaan oleh BPJS Ketenagakerjaan Rembang dengan Pemerintah Desa Sumberrejo. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Rembang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat mencanangkan Desa Sumberrejo, Kecamatan Pamotan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Rembang. Hal ini merupakan terobosan untuk meningkatkan layanan sosial dengan menyasar desa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rembang Budi Hananto menjelaskan, untuk saat ini keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan juga bisa dari kalangan pekerja rumahan, petani maupun yang lainnya yang bekerja di desa sesuai dengan kondisi dan lingkungan desanya.

“Saat ini kita akan menyasar di sekitar  74.000 desa. Dan salah satunya yang kita bidik untuk sadar jaminan ketenagakerjaan secara mandiri yakni Desa Sumberrejo ini,” paparnya.

Menurutnya, untuk keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan ini ada tiga paket.”Untuk BPJS yang besaran iuran Rp 7.603 per orang setiap bulannya, itu bisa untuk para petani, pekebun dan sejenisnya. Paket tersebut ada dua program, di antaranya yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Sedangkan untuk iuran Rp 87.859 per orang setiap bulannya itu dapat digunakan bagi karyawan usaha rumahan yang ada di desa. Paket tersebut ada tiga program. Di antaranya yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua,” bebernya.

Sementara itu, untuk iuran sebesar Rp 130.099 per orang untuk setiap bulannya di situ ada empat program. Di antaranya yakni kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun. “Khusus yang mempunyai 4 program tersebut, nantinya akan kita tawarkan kepada perangkat desa maupun kepala desa,” ucapnya.

Dia menilai, iuran BPJS Ketenagakerjaan tersebut sangat penting, apalagi iuran itu juga dapat dijadikan sebagai tabungan bagi para petani, ataupun dapat memproteksi karyawan yang bekerja di perusahaan rumahan yang ada di desa.

Sementara itu, Camat Pamotan Wiyoto menuturkan, hal itu sangat positif sekali. Sehingga nantinya dapat diinformasikan kepada masyarakat.

“Untuk sadar ketenagakerjaan ini nantinya akan kita informasikan kepada warga di setiap desa. Sehingga kepala desa nantinya bisa mengimbau bahwa sadar akan jaminan ketenagakerjaan ini bisa menyasar kepada masyarakat,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →