Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

PCNU Kudus Akan Sampaikan Keberatannya Soal Full Day School ke Presiden di Semarang



Reporter:    /  @ 15:33:35  /  20 Juli 2017

    Print       Email


Ketua PCNU Kudus Abdul Hadi. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – PCNU Kudus akan mendatangi undangan halal bihalal dari PWNU Jateng di Kota Semarang, Sabtu (22/7/2017) malam. Mereka akan mendelegasikan 18 orang anggota, guna memenuhi undangan tersebut. Direncanakan, acara akan didatangi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua PCNU Kudus Abdul Hadi, menyatakan, pihaknya akan memenuhi undangan tersebut. “Dalam kesempatan itu, kami akan ikut menyampaikan ke pak presiden agar mempertimbangkan Full Day School,” katanya kepada MuriaNewsCom di Kudus, Kamis (20/7/2017).

Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang 5 Hari Sekolah itu memang memunculkan banyak pro-kontra. Pihaknya menuturkan beberapa dampak Full Day School. Pemberlakuan full day school ditinjau dari berbagai sisi lebih banyak mengandung madlarat (bahaya) daripada mashlahatnya (manfaatnya). Dari sisi kultural, mengancam pendidikan karakter yang selama ini diajarkan di dalam madrasah diniyah. Dari sisi sarana dan prasarana masih banyak sekolah, bahkan rata-rata, belum memadai.

Dia membeberkan dampaknya, di antaranya pada kegiatan agama siswa. Seperti kegiatan hari Jumat, yang mana kesulitan dalam​ menjalankan ibadah sholat Jumat, karena lokasi yang terbatas. Tak hanya itu, sekolah diniyah juga akan kacau. Sekolah yang sampai sore, dipastikan mengurangi jumlah siswa di TPQ dan madrasah diniyah. Dan itu akan menggangu mereka dalam memahami agama.

“Kami juga sudah bertemu dengan Disdikpora Kudus. Kepada mereka, kami sampaikan jangan sampai kebijakkan dilaksakan. Jika sampai berjalan, sekolah dasar yang akan kena imbasnya,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →