Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Petani Garam di Jepara Keberatan Jika Ada Impor Garam



Reporter:    /  @ 16:00:38  /  19 Juli 2017

    Print       Email

Seorang petani garam sedang mengumpulkan garam dari lahan yang ada di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung,Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Di tengah panen garam, tersiar kabar pemerintah melalui Kementrian Perdagangan menyetujui izin impor garam industri. Hal itu kontan membuat petani garam di Kecamatan Kedung, Jepara lesu. 

Seorang petani garam Nur Achmad (54) mengatakan, saat ini harga panenan garam sedang tinggi-tingginya. Ia mengatakan, harga garam kini mencapai Rp 275.000 per 80 kilogram. 

“Seumur hidup saya baru kali ini harganya mencapai segitu. Kalau sekarang sekilonya mencapai sekitar Rp 3.000. Kalau dulu hanya Rp 400-500,” tuturnya, Rabu (19/7/2017). 

Mengetahui rencana pemerintah hendak mengizinkan impor garam, ia mengaku agak kecewa. “Ya kalau di sini ada mbok ya ambil di sini saja. Kalau ada impor harganya pasti turun,” tambahnya. 

Hal serupa diungkapkan oleh petani lain Lafiq. Ia mengatakan, keberatan dengan rencana yang akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat itu. 

“Kami keberatan soalnya bikin garam sekarang tidak mudah. Sebab matahari tidak maksimal, seminggu panas sehari hujan, harus kembali mengolah garam dari awal,” ucap dia. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →