Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Sudah Divonis 1,5 Tahun Penjara, Tersangka Kasus Korupsi Proyek di Rembang Belum Dieksekusi



Reporter:    /  @ 10:05:26  /  19 Juli 2017

    Print       Email

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Rembang, Rizal Ramdhani saat diwawancarai MuriaNewsCom di Kantor Saber Pungli Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Terpidana kasus korupsi proyek pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang, Sumadi, telah dijatuhi vonis hukuman selama 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Semarang sejak April 2017 lalu. Meski demikian, hingga bulan Juli ini Sumadi belum juga menjalani hukuman.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang, Rizal Ramdhani menjelaskan, ada alasan tersendiri yang menyebabkan terpidana belum juga ditahan hingga tiga bulan sejak divonis. Disebutkannya, Sumadi saat ini dalam kondisi sakit sehingga belum bisa menjalani hukuman.

“Belum dieksekusinya Sumadi karena yang bersangkutan masih dalam kondisi sakit, dibuktikan dengan urat keterangan dan rekam medis,” ujarnya.

Selama ini, Kejari Rembang telah melayangkan panggilan sebanyak dua kali kepada Sumadi. Salah satu agenda pemanggilannya yakni untuk menanyakan kesanggupan pembayaran uang pengganti senilai Rp 360 juta. Dalam hal ini, nominal tersebut telah terbayar secara keseluruhan oleh terpidana.

Sebagai terpidana korupsi, Sumadi juga diwajibkan membayar uang denda sebesar sekira Rp 200 juta. Uang denda tersebut akan dibayar Sumadi setelah menjalani kurungan penjara di Rumah Tahanan (Rutan) Rembang.

“Salinan resmi vonis atas terpidana Sumadi masuk di Kejari sebelum puasa kemarin. Namun, eksekusi memang belum bisa kami lakukan lantaran sejak awal penyidikan yang bersangkutan sudah mengalami sakit,” tandasnya.

Rencananya, eksekusi badan akan dilakukan Kejari Rembang pada Kamis pekan ini. Harapannya, pemanggilan untuk eksekusi ini bisa berjalan lancar sehingga mengurangi tunggakan yang dimiliki Kejari Rembang.

Sebelumnya, pada persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Sumadi, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kabupaten Rembang itu dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang juga menghukum Sumadi membayar uang pengganti kerugian negara atas lima proyek yang diduga dikorupsi sebesar Rp 362 juta lebih. Namun Sumadi pernah mengembalikan uang Rp 205 juta, sehingga kurang sekitar Rp150 juta.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Produktivitas Pertanian di Pati Selatan Terganjal Lahan Tidur

Selengkapnya →