Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Anggota DPR RI Usulkan Pembuatan Pelabuhan Baru di Juwana



Reporter:    /  @ 19:00:55  /  18 Juli 2017

    Print       Email

Sejumlah kapal yang ditambat di kawasan Pelabuhan Juwana dalam posisi berdekatan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengusulkan pembuatan pelabuhan baru di Juwana, menyusul kawasan tambat kapal yang rawan mengalami kebakaran massal.

Pengelolaan pelabuhan yang profesional diharapkan menjadi solusi atas persoalan yang dialami pemilik kapal di Juwana. “Harus segera dipikirkan untuk pelabuhan baru yang dikelola secara profesional,” ucap Firman, Selasa (18/7/2017).

Menurutnya, persoalan tambat kapal di Juwana sudah mencakup kepentingan nasional sehingga tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Pasalnya, kapal perikanan yang berlabuh di Juwana bukan milik orang Pati saja, tetapi juga pengusaha dari berbagai daerah.

Bila pemerintah tidak punya anggaran yang cukup untuk membangun pelabuhan baru, Firman menyarankan untuk diserahkan kepada pihak swasta. Pelabuhan baru dinilai bukan hanya menjadi solusi atas persoalan kebakaran kapal, tapi juga dapat mendukung perputaran ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Pati.

“Saya sudah berkomunikasi dengan kementerian, harus cari solusi dan dipikirkan untuk pelabuhan baru yang dikelola secara profesional. Kalau memang pemerintah tidak punya anggaran, perlu dibuat pelabuhan swasta. Pemilik kapal kalau mau tambat nyewa tempat,” tuturnya.

Selain itu, Firman menyarankan agar anggota dewan di tingkat daerah bisa mengusulkan regulasi yang mengatur kawasan pelabuhan di Juwana. Regulasi tersebut bisa dirumuskan dalam peraturan daerah (perda).

Dengan begitu, tingkat risiko kebakaran kapal dapat diminimalisasi dengan baik. Terlebih, Juwana selama ini dikenal sebagai kota kecilnya Pati dengan pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan pesat.

“Sektor perikanan menjadi salah satu andalan perekonomian di Kabupaten Pati. Kalau insiden kebakaran massal kerap terjadi, suplai tangkapan ikan berkurang. Akibatnya, denyut ekonomi di sana ikut-ikutan melesu,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto menegaskan, upaya pembangunan kolam tambat kapal sudah direncanakan. Bahkan, pengadaan pembangunan akses jalan menuju lokasi kolam tambat akan dilakukan tahun ini.

Adapun pembangunan kolam tambat dijadwalkan tahun depan dengan sharing anggaran dari APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Pati. Dia berharap, pembangunan akses jalan dan kolam tampat dapat mengantisipasi sejumlah persoalan nelayan seperti kebakaran kapal.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Begini Penjelasan KH Anwar Zahid Terkait Pentingnya Bersyukur saat Bangun Tidur

Selengkapnya →