Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

PNS di Jepara Diimbau Tak Gunakan Elpiji Melon



Reporter:    /  @ 18:00:12  /  18 Juli 2017

    Print       Email

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Jepara – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengeluarkan maklumat agar PNS tak menggunakan elpiji ukuran tiga kilogram. Surat edaran bernomor 510/4127/2017 itu ditujukan kepada kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di seluruh kabupaten dan para camat. 

Dalam badan surat disebutkan, imbauan didasarkan atas beberapa keluhan akan kelangkaan tabung elpiji kemasan melon. Di samping itu, PNS sebagai warga yang dinilai mampu masih banyak yang menggunakan gas kemasan melon itu. 

Selain itu, maklumat itu didasarkan atas Permen ESDM No 26/2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG. Di sana tersurat, bahwa elpiji kemasan tertentu diperuntukan bagi keluarga berpenghasilan tak lebih dari Rp 1,5 juta per bulan. 

Kepala Bagian Perekonomian Setda Jepara, Adi Nugroho menyebut, surat tersebut bersifat imbauan. Namun demikian ia belum mengetahui sejauh mana keefektifan surat itu.

“Itu bersifat imbauan kepada PNS. Untuk keefektifan kita belum meneliti sampai sejauh itu. Namun harapannya berpengaruh agar PNS tak membeli LPG bersubsidi,” ucapnya, Selasa (18/7/2017). 

Dirinya mengatakan, surat tersebut hanya disebar dikalangan PNS. Sementara di agen ataupun pangkalan tidak didistrisbusikan. 

Dengan hal tersebut, ia mengatakan masih ada celah bagi PNS untuk mengonsumsi jatah bagi warga miskin. Sedangkan menurutnya, PNS digolongkan warga mampu karena berpenghasilan lebih dari Rp 1,5 juta per bulan. 

Ia menyebut, dengan surat itu mencegah PNS membeli elpiji kemasan melon. Menurut Adi, jika terus dikonsumsi warga mampu, tak ayal akan memengaruhi permintaan gas tiga kilogram.  “Adapun, untuk konsumsi elpiji bulanan di Jepara berjumlah sekitar 600 ribu tabung,” jelas Adi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →